BMI Berbagi Bonus Dengan Layanan Musik Digital

BMI Berbagi Bonus Dengan Layanan Musik Digital

Sebagai lembaga paling bergensi di bidang musik, BMI ( Broadcast Music Inc.) membuat peraturan terbaru nih coklatfriends. Terutama untuk lagu  lagu yang sering diputar di layanan musik digital. Melalui Spotify dan Rhapsody sebagai gelombang pertama di tahun ini, BMI memberikan bonus bagi lagu yang wara – wiri di itop – 20 lagu terratas. Kebijakan baru ini, akan merambah ke layanan lain kedepannya. Sebelumnya, peraturan seperti dipionirkan oleh organisasi ASCAP, yang di awal tahun 2015 sudah terlebih dahulu melakukannya.

Dikutip dari compusiciannes.com, CEO BMI dan Presiden Direktur Mike O’Neil berkata bahwa bonus ini akan berjumlah hingga 25% rata-ratanya untuk track. Jumlahnya dibagi seperti ini: Jika sebuah layanan streaming membayar BMI royalti sebesar 2,5% dari penerimaannya, nantinya pemegang hak  selain menerima penerimaan 2,5% per lagu diputar, lagu yang masuk top 20 juga akan menerima penerimaan pro sebesar 3,125% dari penerimaan yang BMI terima

“Ini adalah berita baik bagi penulis lagu dan publisher musik,” CEO National Music Publisher Association (NMPA) David Israelite berkata “Streaming tidak hanya masa depan, namun Streaming adalah masa kini. Ini adalah sebuah visioner untuk Mike O’Neill dan BMI dalam membuat perubahan ini.”

Masih menurut pandangan O’Neil, layanan digital berperan cukup signifikan dalam industry music, maka dengan adanya bonus seperti ini, setiap lembaga yang ikut berperan dalam industry musikb mengenali kedalaman kolam lagu – lagu tersebut. Serbagai contoh misalnya, sekitar 627 lagu berada di 20%, maka besaran bonus yang diterima melawan sekitar 377 lagu, yang cakupannya sekitar 20% dari seringnya lagu tersbut diputar di radio atau media online. O’Neill menjelaskan, hanya sekitar 182 lagu yang sama, berada pada kedua daftar itu.

“Data tersedia dari sumber-sumber streaming memungkinkan kita untuk melakukan lebih banyak dibanding layanan-layanan lainnya di masa lalu yang BMI pernah kerja sama,” begitu kata O’Neill. Dia menambahkan bahwa senior VP distribusi BMI mengawasi implementasi dan desain dari struktur bonus. “Kami menghabiskan kira-kira 6 bulan untuk membuat model ini berjalan dengan layak dan kami mengimplementasikannya setelah banyak melakukan jaminan kualitas.”

Perpindahan ke pembayaran bonus  pada streaming digital ini merupakan yang pertama untuk BMI dan industri serta menyorot komitmen BMI dalam memberi nilai musik afiliasinya yang merefleksi pasar saat ini,” begitu kata BMI dalam pernyataan. “Itulah kenapa saya hadir ke BMI,” kata O’Neill. “Kami telah lama memberi nilai kepada musik dan kami merasa kali ini kami melakukannya lagi.”

O’Neill berkata perpindahan ini mengakomodasi permintaan yang telah organisasi ini terima dari afiliasi publisher dan anggota penulis lagu.

Sumber : http://compusiciannews.com/Read/BMI-Berikan-Bonus-untuk-Lagu-Terpopuler-di-Layanan-Streaming-3013

Photos : www.bmi.com

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner