5 Band Indie Pilihan
Di bulan puasa ini, tentu saja banyak cara untuk menghabiskan waktu menjelang buka puasa. Sambil ngabuburit, kami mencoba beberapa survey ringan tentang 5 band yang layak diacungi jempol mengenai karya-karyanya di tahun 2014 ini. Bagi sebagian orang mungkin sudah banyak yang mengetahui mereka ini. Berikut paparannya :
- Dialog Dini hari

Selain isi lirik lagu nya yang begitu puitis, band yang terbentuk di Bali pada tahun 2008 ini memiliki alunan musik instrumental yang sangatlah mencirikan musik yang elegan nan simple, isi lirik lagunyapun kritis terhadap situasi global yang sedang terjadi dan juga tentang cinta. Mereka terinfluence oleh musik-musik dari Bob Dylan, Beirut, Franky Sahilatua, dan Sting. Dengarkan lagu-lagu mereka disini http://soundcloud.com/dialogdinihari
- Banda Neira

Nama ini diambil lewat Sejarah singkat, Banda Neira adalah nama pulau yang berada di Maluku. Pada masa penjajahan banyak cerita menarik yang ditulis sjahrir ketika dibuang belanda dan menulis tentang Banda neira. Rara sekar (vokalis) dan Ananda Badudu (guitar+vocal) berhasil membuat musik folk ala mereka sendiri yang terdengar begitu nyaman. Mereka menamai aliran mereka nelangsas riang dan nelangsa pop. Sangat unik kan?cek lagu mereka disini https://soundcloud.com/bandaneira
- Sigmun

Berbeda dengan kedua band diatas, mereka beraliran rock. Band asal bandung beranggotakan 4 orang ini sudah tidak diragukan lagi kualitas musiknya. Dari mulai musik, aksi panggung dan soundnya patut diacungi jempol. Band ini terinfluence oleh Black sabbath dan Led Zeppelin kemudian ditambah rasa pscyhdelic rock dalam band ini begitu kental, mereka lahir dan terinspirasi oleh penemu teori psikoanalisis, Sigmund Freud. Dengarkan mereka disini https://soundcloud.com/sigmun
- Frau

Mendengar nama ini mungkin bukan sebuah band, melainkan solo vokal asal Yogyakarta bernama asli Leilani Hermiasih yang bernyanyi sambil memainkan piano. Dalam perjalanan bermusiknya, Frau setia ditemani Oskar, nama piano digital Roland RD700SX buatan 1990-an miliknya. Single “mesin Penenun Hujan” dan “bercinta diluar angkasa” sukses menghipnotis para penikmat musik indie, lirik-lirik lagunya banyak mengandung kiasan membuat banyak orang penasaran akan musk ini. Mungkin Dalam dua tahun ini, eksistensi Frau terdengar sangat misterius dan mengundang harapan yang tak pasti. Aktivitasnya diluar musik baginya adalah minat utama dan juga pandangan kritisnya pada gaya hidup populer (dalam hal ini musik) membuatnya skeptis untuk melakukan pentas atau merilis sebuah album baru. Tahun 2013 kemarin merupaka tahun terakhir beliau manggung diberbagai tempat, meskipun berhenti manggung bukan berarti beliau tidak menulis lagu dan kembali berkarya. Dengarkan lagunya disini http://frau.bandcamp.com/
- Payung Teduh

Payung Teduh terbentuk pada akhir 2007 dengan formasi awal Is dan Comi, pada tahun 2008 Payung teduh mengajak Cito untuk bergabung bersama sebagai drummer lalu mengajak Ivan sebagai guitalele player pada tahun 2010. “Angin Pujaan Hujan” ialah lagu pertama yang memunculkan warna mereka sendiri. Seiring berjalannya waktu tercipta pula lagu-lagu lainnya seperti Kucari Kamu, Amy, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan, juga termasuk karya-karya dari pementasan teater bersama Catur Ari Wibowo seperti Resah, Cerita Tentang Gunung dan Laut, serta karya Amalia Puri yang berjudul Tidurlah' dan Malam. Dan pada akhirnya Payung Teduh memutuskan untuk membuat album indie pertamanya yang dirilis dipenghujung 2010. Kabarnya kini tengah sibuk menyiapkan album ketiga mereka. Cek lagunya disini https://soundcloud.com/payung-teduh-official
Comments (1)