5 Petani : “Berkarya Nggak Mesti Mikirin Yang Lagi Populer Sih Menurut Kita”

5 Petani : “Berkarya Nggak Mesti Mikirin Yang Lagi Populer Sih Menurut Kita”

Keluar dari pakem musik yang sedang marak di giatkan belakangan ini, 5 Petani memberanikan diri untuk memainkan musik jazz dengan kemasan instrumental

Regenerasi demi regenerasi terus bermunculan belakangan ini di dunia musik khususnya. Mulai dari pengubahan, pengembangan, hingga keberanian dalam memainkan warna musik berbeda ditengah kemasifan populernya aliran musik pun telah dilakukan. Dan itu semua dilakukan dan diprakarsai oleh kelompok musik yang masih berumur cukup muda, seperti 5 Petani dengan jazz instrumentalnya.

Terbentuk di tahun 2015, grup musik asal Kota Bandung ini tercipta. Melihat pergerakan barometer di kota asalnya, Bandung telah dipercayai oleh segelintir penikmat bahkan musisi dari kota lain sebagai kota penghasil grup musik yang bertalenta, terlebih untuk ranah indipenden. Dan 5 Petani, yang kini beranggotakan Fauzan Rijal (bass), Gerson Valdo (piano/synth), Yoga Wardana (gitar akustik), dan Frank Navayo (gitar elektrik) menyuguhkan kemasan jazz yang berbeda. Tak cuma dikemas secara instrumental, unsur porgresif serta unsur musik lainnya di aplikasikan oleh band yang telah merilis album pertamanya bertajuk Sawah Impian itu. Dan itu semua di lampiaskan oleh 5 Petani sebagai karya musik, tak terpatok dari segi aliran musik yang tengah populer saat ini.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner