5 Teknologi Mutakhir di Atas Panggung Saat Ini: Hologram

5 Teknologi Mutakhir di Atas Panggung Saat Ini: Hologram

Dari dulu sampai sekarang, sajian musik telah menjadi medium seni yang menyenangkan untuk dinikmati, bagaimanapun itu bentuknya. Seiring dengan perkembangan zaman pun, semua orang dapat menikmati musik dengan caranya sendiri.

Adalah panggung, yang menjadi jembatan antara para hadirin dan musisi yang tampil menggemakan nada-nadanya. Zaman dulu, peralatan musik masih sederhana dan tak aneh-aneh; begitupun dengan prasarananya. Namun saat melihat masa kini, semua perangkat yang tersajikan pun kian canggih serta modern. Hal ini terjadi karena berkat kemajuan teknologi yang paripurna, semuanya bisa serba mutakhir dan futuristik.

Bagi para penikmat musik, datang ke konser dan menikmati sajian penampilnya merupakan kenikmatan tersendiri. Selain dapat melihat langsung aksi panggung, kita dapat pula berbaur lalu melakukan interaksi dengan sesama penyuka musik. Meski begitu, kita harus cermati keadaan sekitar barangkali ada yang unik. Sudah menemukan? Ya, banyak sekali teknologi baru yang sekarang mulai hadir dan wara-wiri mempercantik venue. Apa saja itu? Simak di bawah ini:

1. Hologram:

Hologram adalah produk dari teknologi holografi, terbentuk dari perpaduan dua sinar cahaya yang koheren serta dalam bentuk mikroskopik. Hologram bertindak sebagai gudang informasi optik. Informasi-informasi optik itu kemudian akan membentuk suatu gambar, pemandangan, atau adegan. Kelebihan hologram adalah mampu menyimpan informasi, yang di dalamnya memuat objek-objek 3 dimensi (3D). Tidak hanya objek-objek yang biasa terdapat di foto atau gambar pada umumnya.

Selain berfungsi sebagai penyimpanan data dan sistem keamanan, Hologram juga dapat digunakan sebagai seni bagi mereka yang pakar dalam bidang ini. Sesetengah pengkaji hologram mendakwa diri mereka adalah artis dan saintis. buktinya, wujud studio yang mengajar mengenai seni holografi ditubuhkan, contohnya San Francisco School of Holography. Walaupun studio seperti ini tidak lagi wujud, namun terdapat segelintir golongan artis yang menggunakan hologram sebagai medium mereka.

Ya, hologram bisa menciptakan apapun itu di atas panggung, contohnya ketika Tupac tampil di festival musik Coachella bersama Snoop Dogg dan Dr. Dre. Para penonton dibuat terkejut dengan sebuah teknologi yang bernama hologram. Teknologi ini menjadi media baru bagi publik untuk berbagi pengalaman salah satunya di bidang musik.

Pengalaman tersebut tentang membawa atau menarik kembali masa-masa di belakang, seperti halnya hologram Tupac di Coachella tahun 2012. Mereka menyediakan sebuah pertunjukan dari seseorang yang sudah menjadi legenda dan menyajikannya kembali di hadapan publik secara langsung.

Atau jangan lupa, misalnya, ketika di konser American Idol 2007, Celine Dion tampil membawakan “If I Can Dream”. Siapakah musisi yang dibuatkan hologramnya? Ya, Elvis Presley. Saking canggihnya, bahkan si raja rock n roll ini terlihat begitu nyata!

Cek: 

Salah satu konser di Indonesia yang menggunakan teknologi hologram adalah SNSD pada tahun 2012 lalu. Pada penampilan tersebut, visualiasi hologram sepanjang  yang menunjukkan para personil girl band asal Korea tersebut, SNSD, tampak begitu nyata.

Teknologi hologram terbilang menjadi media baru juga bagi industri musik, yakni menyelenggarakan pertunjukan musik dari seorang musisi dunia yang sudah meninggal melalui teknologi hologram. Tidak hanya itu, hologram juga bisa digunakan untuk menyatukan waktu dan tempat yang berbeda.

*Diolah dari berbagai sumber

Foto : Net

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner