5 Teknologi Mutakhir di Atas Panggung Saat Ini: Video Mapping (Part 2)
2. Video mapping:
Ada yang pernah mendengar nama video mapping? Ya, dikutip dari wikipedia, Video mapping merupakan sebuah teknik yang menggunakan pencahayaan dan proyeksi sehingga dapat menciptakan ilusi optis pada objek - objek. Obyek – objek tersebut secara visual akan berubah dari bentuk biasanya menjadi bentuk baru yang berbeda dan sangat fantastis. Perubahan visual tersebut terjadi dari sebuah proyeksi yang menampilkan grafis video digital kepada suatu objek, benda, atau bidang.
Yang menarik, video Mapping merupakan metode baru, yang mana menjadi evolusi bagi seni visual sebagai manifestasi pencitraan seni visual dan teknologi. Para seniman dapat mewujudkan ide yang mereka desain ke dalam materi 3D apapun di dalam bentukan arsitektur.Video Mapping menggabungkan pemetaan film dan video sebagai strategi pertunjukkan. Disatukan dengan perjalanan visual-narasi kita dapat mempromosikan kepekaan lokal & global dari identitas sebuah tempat, orang, dan sejarahnya.

Dewasa ini, video mapping semakin canggih serta mutakhir, sehingga memungkinkan gambar tampak hidup pada bidang yang tak rata dan berbeda-beda. Pada panggung Grammy Awards 2013 lalu misalnya, gaun mewah penyanyi Carrie Underwood seakan menjadi layar hidup yang menampilkan motif dan animasi kupu-kupu, bunga, dan warna-warni lainnya yang silih berganti muncul. Konsep tersebut pun, nyatanya pernah dipakai Raisa di konsernya tahun 2015 lalu.
Tak lupa, konser bertajuk “Hand’s Up Concert” yang diselenggarakan oleh sebuah organizer asal Yogyakarta pada 6 Februari 2016 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pun, menampilkan video mapping dengan konsep unik. Adapun pengisi acara tersebut yakni Endah & Rheza, Tulus, dan juga duo kakak beradik Caka-Elang The Finest Tree.
“Di sini kita memang menyiapkan konsep yang berbeda. Ini konsep perdana yang kami usung pada konser kali ini dengan memadukan video mapping dengan konser. Kami berkomitmen ingin memberikan hiburan penuh kepada para penonton yang hadir nantinya. Yang kami prioritaskan adalah bagaimana membuat penonton terhibur dan membawa pulang kesan yang tidak bisa dilupakan” ujar Jevi selaku ketua penyelenggara, dikutip dari kanaltigapuluh.info. Sesuai dengan tanggapan tersebut, nyatanya saat ini video mapping telah menjadi wahan terbaru bagi para penampil untuk memanjakan fans-fansnya yang akan menonton aksi panggung mereka.
*Diolah dari berbagai sumber
Foto : Net
Comments (0)