A Page About : Gambaran Warna Yang Dijabarkan Dalam Bangunan Musik
Efek Rumah Kaca – Sinestesia
Sinestesia bisa dbilang album masterpiece dari Efek Rumah Kaca, baik secara musik, lirik, maupun konsep yang sangat matang dalam album ini. Secara artiannya sendiri sinestesia bisa berarti sebuah situasi ketika merasakan atau mendengarkan sesuatu, yang kemudian ditangkap dan diinterpretasikan lewat aura sebuah warna. Ide tentang tema album ini datang dari bassis mereka, Adrian Yunan, yang seperi banyak orang ketahui, harus lama absen dari beberapa panggung Efek Rumah Kaca karena kondisi kesehatannya.
Adrian menjadi tokoh sentral dalam konsep album ini. Walaupun kondisi kesehatannya terus menurun, namun tidak begitu dengan semangatnya. Adrian menangkap lagu-lagu yang dibuat di album ini dengan gambaran sebuah warna. Seperti misalnya di lagu berjudul “Ada” dan “Tiada”, yang ditangkap Adrian menjadi warna putih, karena warna itulah yang dia bayangkan ketika mendengarkan lagu itu.
Akhirnya karena hal itu pula, album ini punya konsep yang menarik, seperti pemilihan judul lagu-lagu yang dibuat menjadi dua sisi, sesuai warna yang ditangkap ketika mendengar lagu itu, seperti lagu “Putih” dengan dua sisi Ada dan Tiada, atau misalnya lagu “Biru” yang berkisah tentang Pasar Bisa Diciptakan, dan Cipta Bisa Dipasarkan. Begitu juga dengan keempat warna lainnya, dari total enam warna yang dijabarkan menjadi beberapa lagu dalam album ini.
Comments (0)