A Page About : Kolaborasi Rasa Bangga & Miris Seorang Glenn Fredly Tentang Bhinneka & Indonesia
Awal 2005 silam, ia menciptakan lagu "Kita Untuk Mereka" – dedikasi untuk korban Tsunami Aceh. Seling beberapa tahun, ia turut memproduksi film sepakbola berjudul “Cahaya Dari Timur (Beta Maluku)”. ‘Kemanusiaan’ seakan jadi nama tengah seorang Glenn Fredly.
Bagi Glenn Fredly, potensi terbesar Indonesia justru terletak pada asas Bhinneka Tunggal Ika itu sendiri. Ketika hal ini diangkat ke level yang lebih luas, Indonesia amat sangat berpotensi untuk berperan sentral di dunia. Baik sebagai bukti nyata, ataupun role-model dunia mengenai keberagaman hidup manusia. Peradaban negara Barat justru berkaca ke kondisi sosial di Indonesia. Bagi dunia, Indonesia adalah contoh kehidupan masyarakat dalam sebuah diversity. Kelak, bukan tidak mungkin isu konflik Israel-Palestina sekalipun dapat berkaca ke Indonesia.
“Indonesia adalah negeri besar yang mampu berperan banyak dalam mewujudkan perdamaian dunia, apalagi mayoritas masyarakat kita menganut Islam, hidup berdampingan dengan keberagaman lain, baik dari segi religi, hingga aspek kultural. Kita perlu mengangkat Bhinneka Tunggal Ika ke level yang lebih luas, bicara untuk skala dunia. Maka menurut saya, tugas awal pemerintah saat ini adalah bagaimana kesejahteraan rakyat bisa disuplai semerata mungkin, dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia,” tukas Glenn dengan nada serius.
Itulah alasan Glenn menjadikan musik sebagai tools penting untuk menggaungan spirit kebangsaan, human-rights, dan lingkungan hidup. “Saya menyadari betul bahwa kekuatan musik tidak hanya soal hiburan semata. Musik punya 'zona netral' untuk berbicara tentang segala isu-isu sensitif. Maksudnya, seorang musisi tidak 'dimiliki' oleh siapapun, namun bisa menyuarakan 'apapun'. Pada akhirnya, kekuatan dunia kreatif mampu menjadi tulang punggung masyarakat, untuk 'melapis' kewajiban pemerintah yang kian menumpuk, meskipun kesenian bergerak dari luar sistem,” ujar salah satu founder portal Musik Bagus INA ini.
Glenn bersama Musik Bagus INA menjadikan musik sebagai wadah pemberdayaan intelektual masyarakat. Baginya, Rumah Demokrasi di Indonesia akan semakin indah dan kaya jika para insan seni bergerak sebagai kontrol sosial. Gerakan Musik Bagus INA berawal dari kegelisahannya terhadap industri musik nasional dari generasi ke generasi. Glenn menegaskan bahwa hastag ini tidak bermaksud mengkotak-kotakkan musik secara vertikal – menjadi ada yang disebut bagus atau jelek. Saat ekosistem musik di Indonesia perlu perbaikan, Glenn ingin membuat suatu aksi support yang cocok bagi musisi-musisi yang dedicated terhadap apa yang mereka kerjakan. Di mana mereka sudah sangat percaya terhadap karya-karya yang mereka hasilkan, namun pihak label belum tentu sama yakinnya.
“Menurut saya, setiap musik punya standar kualitasnya masing-masing. Baik itu standar rekaman, packaging, komposisi, hingga performance. Movement saya Musik Bagus INA ini tidak hanya bicara soal musik semata, namun lebih bicara tentang sebuah bentuk endorsement bagi musisi potensial. Gerakan ini juga berfungsi untuk pairing musisi potensial dengan pihak produser yang cocok. Mudah-mudahan hal ini mampu mengembalikan peran-fungsi produser musik di Indonesia sebagai quality-control dalam belantika musik tanah air," ujar Glenn yang kini menjadi produser bagi artis-artis baru seperti Yura dan Gilbert Pohan.
Sumber Foto: Dok. Pribadi Glenn Fredly
Comments (0)