A Page About : Mencoba Mengilas Balik Jejak ((Auman))
Ternyata, menurut data yang saya dapatkan melalui dunia maya secara tidak langsung mengaitkan band ini dengan sebuah identitas hewan buas, apa lagi kalau bukan Harimau. Perunutan mengenai idenititasnya ini bisa dari berbagai arah. Mulai dari namanya yang menggunakan istilah raungan ketika Harimau bertemu dengan mangsanya, sampul album yang menggunakan objek hewan buas, atau musiknya yang secara tidak langsung membuat imajinasi mengenai hal serupa, Harimau. namun itu bukan isapan jempol semata, identitas Harimau dipilih karena memang ada rasa kepedulian dari pihak personil band terhadap satwa liar di daerahnya, Palembang. Tak lain dan tak bukan, mereka mengkrucutkannya dengan identitas Harimau Sumatra yang hampir punah oleh pemburu hutan liar. Sebuah konsep yang cukup jarang ditemui dalam grup musik, dibesutkan oleh lima pemuda asal Palembang. dan kemunculan ((Auman)) pun, menjadi kebanggaan tersendiri bagi pulau Sumatera karena pada saat itu sangat kurang memunculkan grup seperi ini. Namun sayang, ((Auman)) saat ini hanya meninggalkan belang semata.
Jika tak salah, tahun 2015 ((Auman)) menyatakan bubar lewat blog resminya. Kabar mengharukan sekaligus penyesalan bagi saya pribadi. Karena semasa era kejayaannya, saya belum pernah menyaksikan band ini mengaung dengan buasnya dari atas panggung. Mau tak mau, harus mau. Bagaimana pun juga ((Auman)) tak akan dibentuk kembali, ia hanya memisahkan raga semata lewat kebuasannya dimasa silam, tidak dengan arwahnya. Khususnya ini saya peruntukan secara pribadi, terserah jika yang lain mengamini hal serupa akan hal ini. Hail ((Auman)), Rock In Peace for you.
Comments (0)