A Page About : Menerjemahkan Gelagat Bunyi Instrumentalia Murphy Radio

A Page About : Menerjemahkan Gelagat Bunyi Instrumentalia Murphy Radio

Wendra lah yang akhirnya mengubah penilaian saya terhadap teknik taping gitar tadi. Wendra bisa memainkan dinamika yang menarik untuk diikuti. Pada tiap bar nya melahirkan harmoni yang selaras, dengan pondasi yang dibentuk oleh Aldi dan Akbartus pada departemen bass dan drum. Dari segi sound juga tidak terlalu tebal dengan layer yang berlapis, hanya dengan paduan chorus dan sedikit distorsi tipis saja. Saya merasakan seperti ada nuansa Jangly yang biasa saya temui pada lagu-lagu The Smiths ataupun Stone Roses. Terasa renyah meskipun Wendra memainkannya dengan teknik yang terbilang rumit, setidaknya untuk awam seperti saya.

Seperti halnya post-rock, math-rock juga begitu mudah memancing ruang imaji saya untuk berselancar bersama alunan musik Murphy Radio. Naik turun dinamika musik mereka maupun patahan lick gitar yang dimainkan Wendra silih berganti, mengisi dua lubang telinga saya, di sisi kiri dan kanan. Bergantian tanpa harus tumpang tindih, dan itu merupakan kenikmatan tersendiri, ketika nada-nada yang mereka mainkan jadi serupa anti depresan yang membuat y. Menariknya, meskipun pola permainan taping yang ditunjukan oleh Wendra ada dalam tempo yang cepat, namun tidak membuat saya menghernyitkan dahi saya, sebagaimana biasa saya ketika mendengar lagu-lagu progresif.

Kesimpulan sederhananya adalah lagu berjudul “Sports between Trenches” ini diputar berkali-kali di playlist lagu saya. Terasa nyaman didengar meskipun dengan earphone seharga empat puluh ribu rupiah saja. Perputaran melodi yang senada menjadi jalinan harmoni, yang membangun mood yang bagus, meskipun tidak diwakili dengan lirik pada sebuah lagu. Pada akhirnya menyimak lagu dari Murphy Radio ini seperti membaca gelagat bunyi yang disampaikan lewat instrumentalia menarik, yang meninggalkan bekas dan nempel di kepala.

Foto header diambil dari akun Facebook resmi Murphy Radio

BACA JUGA - Enam Jam Perjalanan Kereta dengan Lagu Indie-Pop Pilihan

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner