A Page About : The SIGIT as a "Led Zep from Indonesia" ?
"Its a LedZep from Indonesia, they play rockin' music better than JET and Wolfmother" tulis salah satu media cetak kala menilai musik THE SIGIT pada saat itu
Bandung, 26 Oktober 2017
Siang itu, entah kenapa secara tiba-tiba youtube.com secara acak memutar track "Did I Ask Your Opinion?" dari kuartet rock asal kota kembang, THE SIGIT. Secara langsung, alam bawah sadar saya mengusik memori dimana pertama kalinya melihat mereka menjadi juri di final audisi sebuah pensi sekolah menengah atas, yang menggagalkan grup orkes saya untuk lolos, F*ck ...hahahaha!!. Pada saat itu saya tidak menonton aksi mereka di akhir acara karena kecewa dengan keputusan audisi. Namun hal tersebut membuat rasa penasaran saya muncul, siapa sih mereka? band mana? sok keren pisan, sampai akhirnya saya menonton cuplikan video clip mereka dari VCD bajakan hasil rental teman di bangku sekolah (please jangan ditiru, tonton film nya di bioskop dan beli dvd/vcd originalnya), sepulang dari audisi tersebut. Sebuah video yang muncul di bagian akhir film ini membuat saya tercengang.. "Anjir..ini band yang tadi jadi juri audisi..udah masuk MTV ternyata!"
Yah, bisa dibilang itu awal perkenalan saya dengan band yang terdiri dari Rektivianto (Vox/Guitar), Farri (Guitar), Aditya (Bass) dan Acil Armando (Drum). Rasa penasaran itu terus muncul menghantui, mencari informasi dari majalah, radio bahkan teman tongkrongan pada saat itu. Ternyata 4 pemuda ini asli dari kota Bandung, yang sedang melejit di kalangan anak muda, dan mereka menamainya dengan THE SIGIT, sama seperti saya, hahaha Sial, saya ketinggalan info!!
Single "Soul sister" dari EP mereka membawa saya pada khazanah permusikan baru, karya apik "Garage Rock" ala Indonesia ini, membuat musik "rock n roll" kota bandung semakin liar menggelegar, setelah munculnya Speaker First, The Changcuters, The Jims, The Experience dan masih banyak lagi. Meskipun lagu tersebut sempat menjadi perdebatan di forum internet karena mirip dengan lagu dari Wolfmother, Pyramid.
Comments (0)