A Page About: Izma, Musisi Muda yang Berjalan Mundur
Izma seolah tidak tergoda ketika teman-teman sebayanya begitu mendewakan musik pop punk yang di era 2002-2008 seolah menjadi soundtrack of life mereka. Music hardcore yang menghentak cepat, heavy metal yang bermutasi menjadi makin beringas dan agresif, emo-core dengan nuansa depresif namun masih terlihat manis. Musik-musik yang pada saat itu menjadi perwakilan dari semangat zaman mereka. Namun, Izma lebih tertarik untuk berjalan mundur. Masuk ke dalam mesin waktu dan memutar balik kembali memori di masa lalu. Masa di mana para musisi rock menemukan ruang bermain yang penuh keterbatasan sehingga memicu kreativitas mereka untuk melakukan banyak inovasi dalam banyak hal. Sound, fashion, attitude and controversy adalah formulasi sempurna yang jika mampu dicampur dalam takaran yang tepat akan memberi dampak besar bagi industri musik saat itu.
Bersama Lizzie, kita seolah melihat Izma sedang berada di sebuah gudang tua yang penuh dengan tumpukan barang-barang yang hanya layak dipajang di pasar loak. Dia menemukan sebuah kotak berdebu yang tersimpan di sudut gudang, dan begitu dibuka dia menemukan banyak hal yang selama ini dia cari sebagai pemuas hasrat musikalitasnya. Lizzie adalah bentuk dari museum rock dalam format sebuah band generasi hari ini. Dengan bangga, lewat komposisi musik mereka memajang semua hal yang sifatnya memorable. Warna blocking gitar Led Zeppelin, bentukan sound gitar dan rumpun riffing Black Sabbath, hentakan southern rock ala Lynyrd Skynyrd, bahkan pola old skool beat-down nya AC/DC disajikan lebih liar dan berani.
Ini bukan pertama kali sebuah band mempunyai konsep seperti Lizzie. Sebelumnya, sudah ada yang mengawali seperti Speaker First, The Sigit, The Brandals, The Upstairs, Naif, White Shoes And The Couples Company dan masih banyak lagi. Yang membedakan, Lizzie hadir dengan nuansa yang lebih heavy and bit more angry. Lizzie berhasil merangkum semangat para pionir dan dikemas dengan karakter mereka sendiri.
BACA JUGA - Catat dan Waspada pada Nama Ini: Lizzie!
Foto diambil dari Instagram Lizzie (@lizzieband), hasil foto Aditya Shorea Pratama (@adit_shorea)
Comments (0)