Album Review: Jimbot - 'Jimbot and Friends'

Album Review: Jimbot - 'Jimbot and Friends'

Jangan pernah membayangkan bahwa album Jimbot And Friends adalah representasi utuh dari eksplorasinya di musik eksperimental yang berhasil membawa nama Jimbot di jajaran musisi eksperimental kelas dunia. Album ini adalah bentuk "kompromi" Jimbot pada penggemar setianya. Selama ini Jimbot bermain musik dengan mengandalkan ekspresi dan "mengolah rasa" sehingga mampu membabat semua bentuk struktur lagu dan komposisi ideal sebuah musik. Musik eksperimental yang benar-benar liar, penuh kekacauan dan kejutan dari setiap instrumen yang dia mainkan.

Album ini adalah bentuk lain dari Jimbot yang mencoba untuk "lebih rapi" dalam menyusun sebuah komposisi lagu dan syair. Wajar rasanya di album ini Jimbot dibantu oleh banyak musisi lintas genre, karena Jimbot pada akhirnya sadar ada beberapa wilayah kreatif yang tidak mampu dia jangkau. Album ini masih menawarkan sisi liar Jimbot sebagai musisi instrumental. Dengan bebasnya, Jimbot mencampuradukan antara nuansa tradisi Nano. S dengan permainan progresif ala Pink Floyd, seperti pada lagu "The Dark of Ministry". Atau, dengarkan paduan lembut seruling Sunda Cianjuran dengan teriakan scream death metal ditemukan di lagu "Kamu, Kamu dan Kamu".

Jimbot membenturkan dua kutub musik yang sangat ekstrim namun berhasil membangun komposisi yang selaras tanpa ada salah satu pihak yang dikalahkan. Itu adalah salah satu bentuk kepekaan Jimbot sebagai musisi yang paham betul karakter musik yang akan dia ramu menjadi sebuah komposisi.

Pada akhirnya, album ini adalah semacam pembuktian bahwa Jimbot sebetulnya mampu mengesampingkan "idealismenya" sebagai musisi eksperimental, menempatkan egonya sejajar dengan musisi lain yang terlibat di album solonya. Salah satu alasan kenapa album ini beri titel Jimbot And Friends adalah karena di album ini Jimbot tidak hadir sendirian.

BACA JUGA - Tiga Lagu Folk Paling Menarik Ditahun 2017 (Versi DCDC)

Foto diambil dari akun Instagram @budi_toonk

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner