Album Review: Kemarahan akan Sebuah Potret Negara Besar yang Sakit Jiwa
Album ini cukup konseptual secara tema-tema lagunya maupun mood dalam komposisi musiknya. Mereka seakan berada di tengah-tengah pola gitar grunge dan stoner metal yang menukik tajam, langsung mengarah ke poinnya, padat dan efisien. Mungkin seperti gabungan Pearl Jam dan Motorhead. Jika diibaratkan sepakbola, mereka seperti mengadopsi permainan ala sepakbola Inggris yang terkenal dengan pola kick and rush-nya. Tidak banyak metafora yang dipakai, meskipun beberapa judul lagu dikemas dengan kata yang tidak banyak orang langsung ngeuh, seperti “Khodarodra” ataupun “Dollsteak”.
Progresi pola-pola musik yang agresif dirangkum dalam judul album mereka Semakin Gila. "Gila" di sini bisa jadi sebuah respon mereka terhadap fenomena-fenomena sosial di masyarakat, yang semakin mempertegas sebuah carut marut potret sebuah negara besar yang susah diatur. Mereka membingkainya dengan rentetan distorsi kencang, fondasi drum dan bass yang kokoh. Lirik yang penuh kemarahan tidak jarang membuat kepalan tangan ini tergerak, seakan membenarkan perlawanan Dal Del Dol akan hal berantakan yang terjadi di negara ini.
Negara ini sedang sakit, bahkan semakin gila, dan Dal Del Dol merasa perlu untuk mengepalkan tangan untuk menghantam kesombongan tiap individu yang menuhankan egonya. Dal Del Dol adalah suara orang yang kalah dengan sistem, tapi menjadi pemenang akan kemurnian hati dan naluri dengan insting yang menyuarakan suara-suara orang yang kalah tadi agar bangkit dan melawan. Album ini seakan menjadi obat anti depresan dari tiap-tiap kelelahan jiwa yang muak dengan bingkai hirarki, yang sudah waktunya dihantam dan dihajar sampai titik darah terakhir.
Sumber Foto: Dal Del Dol Official
Comments (0)