Album Review: Kemarahan akan Sebuah Potret Negara Besar yang Sakit Jiwa
Semakin Gila, album pembantah unsur ketidakseriusan dari identitas sang pemilik amunisi, Dal Del Dol.
Kejutan langsung terasa di lagu pembuka album ini. Teriakan lirik "f****ing the system" di lagu “Satu Arah”, menghadirkan nuansa musik grunge dengan sentuhan distorsi yang tebal, juga beberapa riff gitar ala stoner metal, kokoh dengan fondasi drum yang solid. Dal Del Dol seakan menjadi kamuflase musik cadas dengan nama jenaka, karena nama band mereka yang terkesan tidak serius dengan arah musiknya. Dengan komposisi musik yang kokoh, jelas mereka membantah pernyataan itu. Mungkin, siapapun yang pada awalnya meremehkan band ini karena nama bandnya akan merasa tertampar dengan musiknya.
Lagu kedua di album ini tidak kalah unik dengan nama bandnya. Lagu berjudul “Khodarodra” mungkin akan memancing yang mendengarnya untuk merasa penasaran dengan isi lagunya. Luapan kekecewaan yang diteriakan lantang oleh suara parau sang vokalis membuat lagu ini begitu emosional, namun dengan kadar maskulinitas yang kuat, dan tidak lantas menjadi lembek meskipun dengan pilihan lirik “aku kecewa, aku terluka, aku terbunuh, aku tak berdaya”. Coba bayangkan jika lirik ini dibalut petikan gitar klasik yang lembut, mungkin akan terkesan melankolis layaknya band arus utama kebanyakan.
Di track selanjutnya, Dal Del Dol masih menghadirkan kemarahannya, dan kali ini berisikan kritikan mereka tentang lingkungan, sosial masyarakat pada umumnya. Lagu berjudul “Krisis Udara” ini mungkin bukan satu-satunya lagu yang kontennya adalah kritikan tentang lingkungan yang makin hari makin memprihatinkan. Namun, kekhasan komposisi musiknya menjadikan mereka stand out dan layak diapresiasi. Permainan riff gitar dancey agaknya sulit untuk tidak membuat kepala naik turun mengikuti irama lagunya.
Comments (0)