Album Review: Lose It All - 'Contentious'

Album Review: Lose It All - 'Contentious'

Tidak ada hal baru yang mereka tawarkan dari segi musikalitas. They still hardcore as f**k. Dari sisi vokal, nampak jelas terdengar Phopi menemukan kenyamanan. Dari cara dia menyanyikan semua komposisi di album ini, perpaduan distorsi, power, dan pitch menjadi kombinasi yang sempurna tanpa harus menjadi terdengar "melelahkan".

Hampir di setiap lagu di album ini dikombinasikan dengan permainan sampling dan sound effect. Dampaknya, musik Lose It All menjadi lebih berwarna dan berhasil membangun suasana dari setiap lagu yang dinyanyikan. Coba cek track delapan "Retorika Penikam Kalam", sebuah kombinasi yang mematikan. Ada juga kejutan di track ke-enam, "Islah" di mana Lose It All seolah memberikan sedikit durasi untuk sekedar menarik nafas. Sebuah komposisi instrumental dengan petikan gitar clean. Tadinya, saya begitu ketakutan Phopi akan bersenandung di lagu ini. Tapi, beruntung hal itu tidak sampai terjadi. Ciri khas sebagai band yang memainkan musik hardcore masih tetap mereka pertahankan.

Track sebelas, "Kepalan Tak Bertuan" adalah semacam pengingat bahwa mereka masih sangat mencintai musik hardcore. Pattern vokal sing along, hantaman cymbal tipe Chinese, lirik tentang perlawanan, dan perang di jalanan adalah pembuktiannya. Walau, durasi yang panjang pada akhirnya membuat track sebelas ini gagal menjadi lagu hardcore yang "ideal".

Ini adalah album yang secara produksi mempunyai kualitas yang baik. Tema lirik, komposisi musik, dan sentuhan artwork di sampul album membuktikan band ini telah menginjakan kaki mereka di jajaran band yang mengedepankan detail, kualitas, dan karakter. Oh ya, track ke-dua belas "Mutual Hostility" menjadi penutup yang mengejutkan.

BACA JUGA - Review Album: Sufism - 'Reptilia Buas'

Foto: grimlocrecords.com

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner