Album Review: Terbang Melintasi Ruang dan Waktu

Album Review: Terbang Melintasi Ruang dan Waktu

Tanda "explicit" itu kembali muncul di lagu "Dari Sebuah Mimpi Buruk". Ini substansi lainnya untuk memperpanjang petualangan dalam dunia antah berantah yang diselami Penelisik. Dari kesunyian demi kesunyian, si Penelisik menjadi “Usang” dengan segala yang ditemui dalam fantasinya. Halusinasi itu dikotori distorsi dan melodi gitar. Aura berubah, serupa munculnya semangat baru, dan itu semakin meninggi di "Ini Dan Itu". Dengan alunan musik yang indah dibalut warna monokrom, Penilisik mulai bangkit dan berlari keluar dari ruang sunyi tadi, mulai bisa terbang di udara bebas, dengan langit yang cerah tanpa batas. Di tengah kebebasan, Penelisik melihat pintu gerbang "Lintasan Waktu" yang kokoh. Si penelisik menuju ke sana, dan ia melewati portal untuk alur cerita Danilla lainnya.

Selesai dengan pemaparan imajinatif dari Lintasan Waktu. Saya akan bicara sedikit tentang musikalitas Danilla. Ia terdengar sangat idealis. Bagaimana tidak, 90% penulisan lirik di album ini dilakukan sendiri oleh Danilla. Ada beberapa nama lain yang juga turut menggarap Lintasan Waktu. Seluruh lagu di album ini mempunyai nilai yang sangat khas, hasil ramuan Danilla. Album ini terlalu cocok untuk dinikmati dalam keadaan sendiri, sepi, tenang, dan mengundang lamunan demi lamunan.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner