Apakah Satu Grup Musik Tidak Cukup untuk Beberapa Musisi?
Mengapa seorang musisi memiliki proyek musik lebih dari satu? Apa alasan mereka?
Banyak sekali musisi yang memiliki proyek musik lebih dari satu. Bahkan, beberapa di antara mereka seperti "ketagihan" dalam membuat proyek musik baru dengan corak musik yang tidak pernah ia mainkan sebelumnya, atau masih sama hanya saja makin liar. Ada beberapa alasan yang mendasari keputusan para musisi tersebut. Berikut adalah beberapa alasan yang paling sering ditemui di kalangan musisi dengan seabrek proyek musik.
Menyalurkan Ekspresi yang Tertahan di Band Sebelumnya
Tidak jarang seorang musisi merasa bahwa ada keinginan dalam mengeksplorasi lagu tapi tidak bisa ia tuangkan dalam band yang sedang ia terjuni. Alasannya beragam, tapi mayoritas berkutat pada benturan genre yang diusung. Misalnya saja, seorang musisi metal yang sebenarnya ingin bermain musik folk, atau menyisipkan unsur turunan metal yang lain tapi tidak sejalan dengan “standar” yang sedang dipakai di bandnya.
Ajang “Pelarian” dari Sistem yang Dirasa Tidak Cocok
Berada dalam satu band berarti “menyatukan banyak kepala” dalam satu nama. Maka, adalah hal yang lumrah jika satu sama lain merasa ada hal yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan masing-masing. Hal ini biasanya berkaitan dengan manajemen dalam band itu sendiri. Oleh karena itu, beberapa musisi memilih untuk membuat proyek musik lainnya yang dianggap tepat dalam merespon apa yang mereka inginkan.
Wadah Menampung Alter Ego
Musisi adalah pabrik dari kreativitas. Ketika bicara tentang alter ego, ini bukan lagi mengenai hasrat yang tertahan, tapi lebih kepada meluapkan imajinasi dan keinginan yang sangat luas dan beragam. Bisa saja band sebelumnya mampu menampung apa yang ia inginkan, tapi karena gudang inspirasi yang ia miliki memang tak terbatas, maka kadang tidak ada yang mampu “menampung” karena banyak sisi yang ingin ia sentuh. Ia akan menggarap proyek musik lain, dengan orang lain atau hanya diri sendiri.
It's About "Existence"
Terjun ke industri musik sudah tentu diiringi dengan kebutuhan eksistensi. Mau tidak mau, suka tidak suka, eksistensi adalah hal yang penting agar band tersebut dapat tetap hidup dan didengar. Begitupun sang musisi. Ketika kemampuannya dapat disorot dengan lebih luas dan lebih sering, maka kemungkinan namanya terus bergaung akan lebih besar. Jadi, proyek musik kadang menjadi alternatif paling mudah untuk terus membuat namanya didengar di mana-mana.
Skill yang “Berlebih”
Beberapa musisi memang diberi anugerah untuk menjadi seorang makhluk multi kemampuan, atau memang ahli dalam menguasai bidangnya. Maka, ia seringkali menjadi “incaran yang menggiurkan” untuk mereka yang ingin menggarap satu proyek musik, karena musisi dengan gift ini dirasa mampu memenuhi kebutuhan mereka. Ini bisa jadi "pemberian" yang menjelma menjadi "kutukan". Tetapi, kembali lagi. Unsur-unsur di atas bisa jadi menyeimbangkan sang dewa skill yang kemudian membuatnya tetap menikmati perjalanan bermusiknya.
BACA JUGA - Dalam Sebuah Band, Para Personil Ini Juga Merupakan Solois
Foto diambil dari pinterest.com
Comments (0)