Asal Mula, Asal - Usul Tabla

Asal Mula, Asal - Usul Tabla

By D. Bramtyo

Sejarah instrumen ini memang tidak pasti, dan telah menjadi subyek perdebatan sengit bagi sebagian kalangan budayawan. Salah satunya adalah Rebecca Stewart, yang memiliki teori bahwa asal- usul tabla kemungkinan besar adalah hibrida yang dihasilkan dari eksperimen alat musik drum kuno Hindustan yang ada sebelumnya seperti pakhawaj, dholak dan naqqara. Asal-usulnya dan teknik bermain tabla dapat ditemukan dalam ketiga bagian struktur fisik table.

Ketiga unsur tabla dibagi menjadi : kepala yang lebih kecil untuk pakhawaj dayan, lalu gendang untuk naqqara bayan, dan penggunaan yang fleksibel bass dari dholak.

Literatur kuno menyebutkan bahwa table sendiri sudah ada sejak abad ke-13 di India. Seorang penyair bernama Amir Khusrau disebut - sebut sebgai penemu dari drum pakhawaj yang beliau buat dan dibagi menjadi dua. Walaupun tulisan- tulisan yang dibuat oleh beliau tidak pernah menyebutkan alat muysik drum, tetapi melalui puisi ‘Thoda, tab bhi bola – tabla': ‘Ketika patah, itu masih berbicara’ menegaskan bahwa beliaulah yang pertama kali menemukan tabla.

Teori ini menguatkan kembali bahwa di kawasan India Selatan sangat jarang ditemukan alat instrument music pada masa itu. Namun asal dari Amir Khusrau yang berasal dari utara India tumbuh subur tanah liat dan timpani yang adalah bahan dasar alat musik tabla menjadi wilayah perkembangan alat musik di India. Ditambah dengan salah satu pemain tabla terbaik di dunia, Ustad Suddhar Khan yang asalnya dari Delhi.

Teori tentang asal mula alat musik tabla, bisa ditarik jauh dengan melihat candi-candi yang ada di India. Diantaranya ada Muktesvara candi (6th-abad ke-7) dan Bhuranesvara (dan tiga candi gua lain) dari Badari di Bombay (abad ke-6) banyak mengandung penggambaran alat musik puskara drum. Musisi – musisi asal India sering sekali meletakkan puskara drum vertikal lebih kecil (disebut ‘alinga’), di pangkuan mereka dan bermain lebih dari satu drum pada satu waktu yang bersamaan.

Dari berbagai sumber

Foto : Istimewa

 

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner