Awal Pembentukan Musik Keroncong (Part 3)

Awal Pembentukan Musik Keroncong (Part 3)

Dalam buku Ensiklopedi Jakarta, disebutkan bahwa asal mula ‘keroncong’ berasal dari Bahasa Portugis yakni jukulele (ukulele) dalam Bahasa Portugis disebut dengan nama croucho, yang artinya kecil (untuk menyebut ukulele sebagai gitar dengan ukuran kecil). Inilah yang menjadi dasar dari bebunyian khas keroncong, hingga akhirnya menciptakan paradigma mengenai alat musik khusus yang klop dengan genrenya.

Keunikan Keroncong salah satunya adalah dari bunyi cak, cuk dan cello. Cak dan cuk-lah khas dari Keroncong ini dengan suara creng-crongnya, cak dan cuk pula yang merupakan evolusi dari croucho ini.

Lalu khas keroncong pun ditambah dengan cello 3 senar gut-nya, dimainkan oleh orang Indonesia dengan cara dipetik, tidak digesek seperti biola, konon mengapa cello dipetik karena orang Indonesia tidak mengerti cara memainkan cello, walaupun pada kenyataannya cello pun bisa dimainkan dengan dipetik.

Dalam bentuknya yang paling awal, moresco diiringi oleh musik dawai, seperti biola, ukulele, serta selo. Perkusi juga kadang-kadang dipakai. Set orkes semacam ini masih dipakai oleh keroncong Tugu, bentuk keroncong yang masih dimainkan oleh komunitas keturunan budak Portugis dari Ambon yang tinggal di Kampung Tugu, Jakarta Utara, yang kemudian berkembang ke arah selatan di Kemayoran dan Gambir oleh orang Betawi berbaur dengan musik Tanjidor (tahun 1880-1920). Tahun 1920-1960 pusat perkembangan pindah ke Solo, dan beradaptasi dengan irama yang lebih lambat sesuai sifat orang Jawa.

Alat-alat musik yang disebutkan tadi berbaur dengan budaya lokal Indonesia, selain dimainkan dengan biola dan sebagainya, biasanya musik ini dimainkan dengan sitar dan gamelan lalu dinyanyikan dengan lagu-lagu bernuansa tradisional Jawa yakni Langgam Jawa.

Dengan kata lain Keroncong berbaur menjadi musik folk baru di Indonesia atau “mempribumikan” musik ini dengan menambahkan unsur tradisional Indonesia. Selain Langgam Jawa, Keroncong pun memakai alat musik seperti: sitar India, rebab, suling bambu, gendang, kenong, dan saron.

Nah coklatfriends, masih banyak lagi alat musik lain serta komponen-komponennya yang akan kita bahas di artikel selanjutnya. Jadi, jangan ke mana-mana ya.

Kerontjong Liev Java

*Diolah dari berbagai sumber

Foto: net
jakartakita.com
commons.wikimedia.org
portalindonesianews.com
www.concertzender.nl
kritischekatjang.blogspot.com
slideplayer.info
gruis.mywapblog.com

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner