Baruz 'Godless Symptoms':

Baruz 'Godless Symptoms': "Band Itu Mesti Kuat dan Tangguh"

Berarti, di sini sebenarnya ada tiga pihak yang harus berbenah ya?
“Yes, absolutely. Band, penyelenggara, dan perantara antara band dan penyelenggara itu sendiri. Band itu mesti tangguh dan cerdas in many ways. Tapi, dengan catatan “tidak tanggah” (tidak mendongakan kepala), heuheu..”

Sebenarnya, triggernya apa sih sampai pernyataan ini keluar?
“Di sini, saya masih jaga etika untuk tidak nyebarin siapa-siapanya ke media sosial. Biar pada melek aja lah pokoknya mah pemain band dan penyelenggaranya.
Saya sempat juga saling balas komen di Facebook (dengan salah satu kawan yang bergerak sebagai penyelenggara acara). Saya mendatangi dia langsung, klarifikasi, dan saya menjelaskan bahwa saya bukan bicara tentang acaranya. Karena, saya dan dia udah paham betul bagaimana seharusnya men-treat band itu sendiri.”

Keluhan ini memang udah terdengar beberapa kali dari beberapa teman juga, ya? Bedanya, sekarang ada Baruz yang mewakili mereka dengan statement yang “on point”.
“Hahahaha… Mesti ada yang berani ya. “Berpendapat keras” itu bukan berarti “marah-marah” ya, hehehe… Cuma, kadang yang diterima orang banyak statement saya itu seolah-olah marah-marah, padahal nggak sama sekali. Santai banget malahan.”

Yaa… Kadang memang mengutarakan pendapat yang tidak berbanding lurus dengan pemahaman banyak orang sering sama dengan marah-marah. Tapi, ya memang ada yang perlu ambil sikap.
“Intinya melatih mental aja, sih. Saya pribadi dari tahun 1990 udah main band. Apa kita mau balik mundur? Sementara, di luar sana orang sudah siap dengan segala sesuatunya yang berkaitan dengan industri musik. Percuma dong, scene Indonesia dengan nama besarnya yang sudah diakui kemana-mana, tapi gak ada penghargaan dari dalamnya sendiri, hehe..”

Melalui percakapan ini, dapat disimpulkan bahwa fenomena yang terjadi hari ini adalah adanya perlakuan yang tidak sesuai pada band dari pihak penyelenggara, dari perantara antar band, dan band yang tidak “kuat” dalam “menjual” bandnya sendiri. Karya, kerja keras, dan pergerakan yang sudah dipupuk bertahun-tahun sudah seharusnya diapresiasi dalam bentuk apapun. Ketika bicara tentang suatu acara dengan sponsor, sudah tentu apresiasi itu datang dalam bentuk materi. Tapi, jika apresiasi itu malah “dibuat nihil”, baik karena penyelenggara atau bandnya sendiri yang “tidak mampu” menyadarkan bahwa mereka pun patut dihargai, maka bisa dikatakan hal tersebut bisa menjadi mandul.

Setiap orang tentu punya pandangan dan visi misi yang berbeda. Setiap orang berhak mengutarakan pendapat dan bergerak sesuai dengan target masing-masing. Tapi, satu hal yang pasti adalah mengapresiasi dan menghargai diri sendiri atau pihak lain adalah wajib, tanpa terkecuali. Maka akhir kata, Baruz berpesan agar semua pihak di industri ini bisa menjadi manusia-manusia yang cerdas.

BACA JUGA - Pernyataan Keras dari Baruz 'Godless Symptoms'

Foto diambil dari akun Instagram Baruz (@baruzthescreamer), hasil tangkapan dari Ogiadhi (@ogi_adhi)

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner