Beberapa Orang Bassis Paling Berkarakter

Beberapa Orang Bassis Paling Berkarakter

 

Poppie Airil (Efek Rumah Kaca/Pandai Besi)

Kehadirannya pertama kali dikenal ketika dirinya menjadi additional bassis untuk kelompok musik Efek Rumah Kaca. Ketika itu dia menggantikan Adrian Yunan, yang berhalangan tampil untuk beberapa panggung Efek Rumah Kaca karena sakit. Dirasa konidisi kesehatan Adrian yang semakin menurun, membuat peran Poppie menjadi intens dalam beberapa pertunjukan, yang digelar Efek Rumah Kaca. Bahkan ketika band ini mengalami vakum, Poppie juga terlibat dalam sebuah projek musik bernama Pandai Besi, bentukan dua orang personil Efek Rumah Kaca, Cholil dan Akbar. Poppie terlibat untuk ikut mendaur ulang lagu-lagu Efek Rumah Kaca, dengan aransemen baru, yang secara komposisi musiknya lebih kompleks, dengan tambahan instrumen musik dan harmonisasi vokal yang lebih beragam.

Poppie menjadi menonjol dengan cara dia memainkan bass nya. Teknik yang dia gunakan terbilang unik, tanpa teknik picking dan fingering yang lazim dipakai banyak bassis di Indonesia. Secara sound juga Poppie menampilkan karakter suara bass yang bulat, dengan meminimalisir suara treble, sehingga suara yang dihasilkan oleh bass nya terdengar konstan, dan mampu mengimbangi pola atau lick bass di lagu-lagu Efek Rumah Kaca. Ditambah power yang bertumpu pada jari jempolnya menambah solid permainan dia, dan secara tampilan juga terbilang unik, ditambah dengan penjiwaannya kala memainkan bass nya diatas panggung.

Selain Cholil yang memang menjadi sentral kelompok musik Efek Rumah Kaca ini, Poppie juga mencuri perhatian dengan cara dan gaya bermain dia. Belakangan perannya menjadi cukup signifikan, ketika dia didaulat menjadi vokalis sekaligus pencipta lagu berjudul “Rintik”, di band Pandai Besi, yang perlahan ingin melepaskan diri dari bayang-bayang band Efek Rumah Kaca. Perannya ketika menjadi vokalis yang menggantikan Cholil di band Pandai Besi ini, seakan menegaskan jika Pandai Besi dan Efek Rumah Kaca adalah dua band yang berbeda, baik secara musik maupun karakternya.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner