Berperang Sampai Berdarah-darah!
Satu dekade sudah Brain Suck hadir untuk ikut ambil bagian dalam meramaikan geliat musik bawah tanah Indonesia yang semakin berkembang, disetiap harinya. Meski terlahir di tengah masyarakat urban di pinggiran barat ibukota, namun terjangan mereka dalam mengotori wajah industri musik tanah air tak bisa dipandang remeh.
“Perang Darah” seakan menjadi bukti nyata yang mereka lakukan untuk menginfiltrasi telinga para pecandu musik metal di Bumi Pertiwi ini. Sajian berbentuk mini album yang membuncah diakhir tahun 2013 tersebut, diisi tujuh martil bernuansa grindcore buas, vulgar nan liar.
Dari segi lirik, tema yang mereka suarakan dalam EP ini banyak berkisah tentang perang yang seakan menjadi mata rantai yang tak pernah putus di Palestina. Dua nomor berjudul “Tentara Tanpa Otak” dan “Perang Darah” kami anggap paling keras mewakili tema lirik dalam mini album tersebut.

Lirik dalam ayat “Tentara Tanpa Otak” merupakan gambaran mereka terhadap para tentara mati rasa yang bengis menggenosida para kaum wanita dan anak-anak dalam perang tak berujung di bumi Gaza. Sementara “Perang Darah” adalah visualisasi mereka yang menggambarkan semangat militan para penduduk Palestina untuk mempertahankan tanah mereka dari para tirani yang gila akan kuasa.
Sementara dari segi musik, mini album ini kental oleh nuansa musik dengan tune gitar rendah dibawah standar, yang diiringi raungan distorsi berat, yang beradu dengan rentetan blasting drum yang menggelegar. Belum lagi teriakan dari sang vokalis yang terdengar berat namun mencekik ini seakan menjadi elemen harmonis untuk sajian EP yang diisi oleh amunisi-amunisi mematikan macam ”War For You”, ”Menolak Tunduk”, ”Perang Darah”, ”Tiga Kata Hurum”, ”Tentara Tanpa Otak”, ”Diskriminasi Tinggi”, dan ”Human Error”.
Untuk anda yang ingin merasakan sajian sangar yang mencekam yang dibawakan oleh Brain Suck dalam EP bertajuk ”Perang Darah”, anda bisa mendengarkannya langsung di sini, Blood In-Blood Out Sh*theads!!!!!
Photo : Brain Suck Docs.
(Septian Nugraha)
Comments (0)