Bukan Pablo Picasso

Bukan Pablo Picasso

Mendengar  kata “Pikasoo”, apa yang ada di benak kalian? Seniman nyentrik Pablo Picasso?

Incorect guys!

Gitar PikasooPikasoo disini, tidak lain adalah sebuah instrumen alat musik yang masuk dalam jajaran alat musik cutting edge. Kok Bisa?

Pertimbangannya antara lain, bentuknya, cara memainkannya, dan komposisi dari instrumen Pikasoo itu sendiri. Pikasoo masuk dalam jajaran gitar custom,terdiri dari empat leher, dua lubang suara, 42 senar digantung pada tingkat ketegangan tinggi, dua lubang  sebagai resonan penyaring suara, serta dua neck dengan posisi di sisi pemain layaknya gitar ‘normal’, dan satu neck kecil di bagian ekor dengan berat sekitar 6,7kg. Dibuat dan dikreasikan oleh Linda Manzer, untuk seorang gitaris Pat Metheny(nah gitaris-gitaris udah tahulah siapa doski). Memerlukan sekitar 1000 jam, atau waktu dua tahu untuk membangunnya, mulai dari prototip awal, sampai hasil akhirnya. Oya, untuk kisaran harga buat dapetin ini gitar, musti ngerogok kocek sangat dalam sekitar Rp.14.850.000,-.

Gitar Pikasoo Pat MethenySelain itu, instrumen ini dilengkapi dengan system piezo pickup karya, perancang gitar wahid Mark Herbert asal Boston, Massachusets. Pun juga termasuk pickup hexaphonic pada bagin 6 senar nya, yang memungkinkan pemainnya (Pat Metheny) disini, untuk mengakses sistem computer bernama Syclavier, yang membantu memicu suara, termasuk sampel suara.

Tambahan lainnya, dua lubang di sisi treble (sisi lutut), sehingga gitar dapat dipasangkan inset kuningan internal, yang memberikan fleksibilitas pemain untuk memainnkannya.

Sila dikunjungi untuk informasi lebih lanjut, dan mungkin untuk menambah koleksi gitar di rumah…

Cek www.manzer.com

Untuk referensi gitar lokal handmade dan dibuat berdasarkan selera individu pemakainya, bisa juga mengunjungi laman web www.moodyguitars.com

Sumber : http://www.oddmusic.com/gallery/om23350.html

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner