Celtic Bois Timur Pulau Jawa

Celtic Bois Timur Pulau Jawa

Charlie’s Rum And The Chaplin adalah sekumpulan pemuda dari pinggiran kota Surabaya, yaitu Manukan. Mereka mengangkat dan mewarnai Surabaya dengan 'Irish Folk Punk' yang  diusung berlandaskan semangat, persaudaraan, dan konsistensi tinggi. Bermula dari ketertarikan mereka terhadap musik tersebut, para celtician lokal ini mencoba untuk menuangkan apresiasi yang dikemas dalam irama traditional Irlandia dan dipadukan dengan distorsi punk serta budaya di Indonesia.

Mulai berkumpul pada tahun 2008, mengangkat tema-tema perjuangan dan perlawanan terhadap sistem yang berjalan dengan tidak wajar namun masih menjadi sarapan publik setiap harinya. Mereka semua mencoba meringkasnya dalam teriakan-teriakan kecil pemuda pinggiran.
Gaya bermusik kebanyakan terpengaruh oleh The Pogues, The RealMcKenzies, The Dubliners, Dropkick Murphys, Flogging Molly, Paddy and Rats, serta tokoh besar lainnya, yang sangat berpengaruh di jenis musik ini.

Bukannya mau sok patriotisme atau merasa paling unggul dalam bidang nasionalisme, tetapi Charlie’s Bois ini hanya sekumpulan pemuda ‘bodoh’ yang tidak mau menutup mata dan telinga untuk sekitar. Ya, sedikit berlagak kritis memang, dengan harapan dapat merubah Indonesia (walaupun dalam ruang lingkup kecil), atau setidaknya mereka telah melakukan sesuatu yang berharga untuk Ibu Pertiwi.

Charlie’s Rum and The Chaplin:

-Andri Pramana A.S (Singer, Mandolin, Acoustic Guitar)
- IghaGora H.K. (Banjo, BagPipes, Backing Voc.)
- Kemaz Reza A. (Fiddle)
- Shofatur Rahman (Bass, Backing Voc.)
- Ami Ragil Sagita (Whistle, Electric Guitar, Backing Voc.)
- Ari Permana (Drum)
- Rizky. (Electric Guitar, Backing Voc.)

Contact:

www.facebook.com/crntc

www.twitter.com/CharliesRum_SBY

www.reverbnation.com/charliesandthechaplin

crntc.official@gmail.com

Oleh: Karel

Foto: Charlie’s Rum and The Chaplin Docs.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner