Celtic Street Punk Rockers Kehujanan Ketika Panas

Celtic Street Punk Rockers Kehujanan Ketika Panas

Rain In Summer berdiri di awal tahun 2008 di sebuah jalan di pinggiran kota Bandung. Berawal dari pertemanan dan kebersamaan ketika itu mereka sama-sama memiliki tujuan untuk bermain musik maka dibentuknya Rain In Summer, dan ketika itu mulai dibuatnya nama tersebut yang berarti hujan poyan (hujan ketika panas).  Inti makna dari kalimat tersebut adalah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini bahkan hujan pun bisa turun di musim panas bila Tuhan sudah menghendaki. Dengan format awal Galih (vokal), Azwar (drum), Adji (gitar), dan Sule (bass), Rain in summer membawakan lagu-lagu yang beraliran punk.

 Awal penampilan mereka dimulai dari  gigs-gigs yang digelar di  studio yang waktu itu sedang booming. Seiring berjalanya waktu, konsep musik pun mulai berubah dengan tambahan alat musik baru yakni tin whistle.  Nuansa balada celtic dan Irish rock mulai mereka mainkan seperti band-band yang menjadi influencenya seperti DROPKICK MURPHYS, THE POGUES, THE RABBLE, FORGOTTEN GENERATION, dan GERAP GURITA. Formasi band pun berubah Azwar yang pertamanya menyandang posisi drum sekarang mengisi vokal dan meniup tin whistle, sedangkan Galih membentot bass dan menjadi vokal latar, Sule memetik gitar, Adji tetap menjadi seorang gitaris dan masuk Opik untuk mengisi pianaika maupun Essa  pada drum.

Di tahun 2011 Rain In Summer membuat kumpulan demo dengan tajuk "Berdiri Dengan Kebanggaanmu" yang berisi tiga buah lagu. Selang setahun kemudian, Galih memilih untuk hengkang dari band dan posisi bass sementara diisi oleh Opik dan mereka pun memulai untuk pembuatan EP pertama. Tetapi karena adanya kendala personil yang hengkang dan ketika itu proses rekaman pun tertunda. Namun, tak lama kemudian masuk Yopi menggantikan Adji dan rekaman pun kembali berjalan di akhir tahun 2012.  Rain In Summer pun mengeluarkan EP "Untuk Kotaku" secara gratis yang dirilis oleh mereka sendiri. Tahun 2014 perombakan kembali terjadi dengan seiring bertambahnya alat-alat musik baru. Pada akhirnya hingga kini Rain In Summer terdiri dari Azwar (vokal/tin whistle), Yopi (gitar), Sule (gitar akustik), Luis (biola/vokal latar), Weda (bass), Opik (mandolin/pianika/)dan Essa Drum. Kabarnya di akhir tahun 2014 ini mereka sedang menancapakan gasnya untuk proses EP keduanya.

Contact:

www.facebook.com/raininsummerpunk

www.twitter.com/raininsummer08

www.reverbnation.com/raininsummer

Oleh: Karel

Foto: Rain In Summer Docs.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner