Cerita Menarik dibalik Pemilihan Hit Single Sebuah Band

Cerita Menarik dibalik Pemilihan Hit Single Sebuah Band

Apakah sebuah single bisa menjadi tolak ukur dari karakter sang musisi? 

Pernah ada perbincangan menarik antara Robin Malau (Musikator), Otong (Koil), dan Richard Mutter (Pas Band). Mereka membicarakan perlu tidaknya sebuah band merilis sebuah album, sampai perbincangan ini berlanjut pada bahasan tentang sebuah single, dan bagaimana akhirnya sebuah single itu bisa terpilih. Apakah sebuah single yang dilempar ke khalayak sudah cukup mewakili karakter musik yang ingin si musisi buat, atau justru sebaliknya?

Menjadi menarik ketika Richard menuturkan fakta jika dulu single Pas Band yang berjudul "Impresi" itu nyatanya adalah “pesanan” dari pihak label. Richard menjelaskan jika sebelumnya Pas sudah siap dengan materi lagu untuk albumnya. Namun, karena satu dan lain hal pihak label meminta Pas membuat satu lagu baru lagi yang berbahasa Indonesia untuk dijadikan single di albumnya, dan lahirlah lagu "Impresi" tersebut.

Pada akhirnya, lagu itu menjadi melekat dengan nama Pas Band sebagai sebuah keidentikan. Jika berbicara Pas Band, berarti kita akan berbicara lagu mereka yang berjudul "Impresi" tersebut. Padahal menurut Richard, lagu "Impresi" tidak cukup kuat mewakili karakter musik yang ingin Pas Band citrakan sebagai karakter musiknya. Namun, karena seringnya diputar (ditambah Pas Band sendiri pada dasarnya memang bagus), dan momen Pas Band merilis album juga tepat, maka lagu "Impresi" pun menjadi perbincangan di mana-mana, dan membuat nama Pas Band muncul ke permukaan.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner