Cherry Bombshell...Waktu Hijau Dulu...Chapter I

Cherry Bombshell...Waktu Hijau Dulu...Chapter I

Band legendaris Bandung ini, salah satu perintis awal sepak terjang band-band indie di tanah air. Album pertama mereka, Waktu Hijau Dulu, menjadi landmark musik dreampop eklektik dan menyisipkan materi-materi shoegazing pertama kalinya di skena lokal.

Sedikit sekali band indie jebolan 90-an yang masih bisa bertahan hingga kini. Cherry Bombshell adalah salah satunya, selain Pure Saturday atau Kubik, misalnya. Berdiri sejak 16 tahun silam, band ini berhasil menelurkan 3 album, plus satu mini album, meski sempat vakum dan perubahan personil besar-besaran, menyisakan satu pendiri aslinya saja di formasi saat ini.

Cherry Bombshell merilis sebuah album pertama yang legendaris, Waktu Hijau Dulu. Band yang mengambil nama dari warna cat rambut idola mereka, Miki Berenyi, sang vokalis band Lush, meracik sebuah album bernuansa dreampop, indiepop, dan shoegazing. Keempat pendirinya yaitu Agung Pramudya Wijaya (bas), Harry Hidayatullah (gitar), Ismail Rahaji (gitar), dan Mochammad Febry Syarif (drum) menggandrungi band 90's shoegaze seperti Lush, Pale Saint, Velocity Girl, dan Revolver. 

Hasilnya adalah Waktu Hijau Dulu, setelah sebelumnya sempat merilis demo tape berisikan 6 buah lagu dengan vokalis Alexandra, dari Sieve, sebuah band gothic. Sebelum album perdana dirilis, Alexandra harus meneruskan pendidikannya di Hongkong. Kedudukan Alexandra lalu digantikan oleh Widyastuti Ariani.

Bersambung...

http://indonesianshoegazer.blogspot.com/2011/11/cherry-bombshell-waktu-hijau-dulu.html

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner