Mengenang Radio Rock Kawakan, GMR- Part I
By : Karel
Bagi penggemar musik rock di Kota Bandung tentu tidak akan lupa dengan stasiun radio yang selalu memutar lagu-lagu rock atau metal yang bertempat di Jalan Dr. Hatta no. 15 Bandung ini, GMR Rock Station 104,4 FM. Walaupun keberadaan radio tersebut kini hanya tinggal kenangan dan telah berganti nama serta format tetapi, di benak sebagian orang khususnya penggemar setia musik rock, nama GMR akan tetap selalu dikenang.
Sejarah GMR FM
Dalam perkembangan radio di Indonesia, sebetulnya cikal bakal GMR sudah ada sejak tahun 1969 yang didirikan oleh Bapak Erwin Sitompul (alm). Pada tahun 1971 seiring dengan adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan radio swasta harus memiliki badan hukum, maka radio tersebut bernama PT Radio Generasi Muda dengan nama di udara Young Generation (YG) dengan frekuensi 1368 Khz/Am. Dalam perkembangannya radio tersebut memiliki pendengar yang sangat banyak, terutama di kalangan anak muda apalagi musik yang ditawarkan oleh radio tersebut yaitu pop dan rock.
Untuk memenuhi koleksi perpustakaan lagu, sang pemilik radio banyak dibantu oleh salah satu personil The Rollies yaitu Iwan Rollies. Selain berformat lagu-lagu untuk anak muda, pada perjalanannya Young Generation pun banyak mengenalkan musisi Kota Bandung, seperti The Rollies, Deddy Stanzah, Freedom Of Rhapsodia, Superkid, Giant Step dan Shark Move. YG pun sering mengadakan event off air salah satunya yang digelar di Gelora Saparua yaitu ‘’Tembang Pribumi”. Dalam event tersebut artis yang berpartisipasi antara lain Cockpit, Vina Panduwinata, Utha Likumahua, Edi Endoh dan masih banyak lagi. Selain itu ada event yang khusus meng-cover lagu-lagu The Rolling Stones dimana Acid Speed Band dari Jakarta tampil sebagai line-up dan dihadiri oleh Stone Lovers (fansnya Rolling Stones bentukan YG). Dua puluh tahun kemudian tepatnya ditahun 1990, frekuensi FM mulai merambah dunia radio di Bandung. Tetapi syarat mutlak stasiun radio ingin berada dijalur FM harus memiliki format yang jelas dan harus berbeda dari dari masing-masing radio yang ada. Dengan segala usaha dan upaya yang dilakukan oleh Bapak Erwin Sitompul, bahkan harus menjual mobil BMW kesayangannya, akhirnya YG berpindah ke FM dengan frekuensi 104,4 Mhz dengan format Rock Station (blues, slow rock, classic rock, art/progressive rock, hard rock, heavy metal, speed metal, thrash metal hingga death metal). Satu lagi aturan pemerintah yang harus dipatuhi yaitu nama radio harus berbahasa Indonesia, maka 1 Januari 1990 nama YG pun berganti menjadi GMR (Generasi Muda Radio).
Seiring berjalannya waktu, musik rock semakin mewabah di kalangan anak muda dan musisi di Bandung. Selain pendengar yang sangat fanatik terhadap musik rock, para musisi pun berdatangan ke GMR untuk mempromosikan bandnya, diantaranya Rudal, Sahara, Jamrock, Kalimaya, Sky Rock Band, Stalion, Alarm dan Mel Shandy. Berbekal single/demo tape yang dimiliki oleh masing-masing band, GMR berhasil mempromosikan band tersebut di seputaran Kota Bandung dan langsung dikenal orang. Sementara itu program acara yang paling diminati oleh pendengar GMR saat itu yaitu Kharisma Persada, 439942, Ring My Bell, Tembang Pribumi, Double R, Sunday Rock, Stone Programe dan tentunya Sik Sik.
Selain program reguler, chart/tangga lagu pun pernah meramaikan program acara yang ada di GMR seperti Gugus Bintang, 15 Thrash Generation, Singgah Disinggasana, Ten Weekly Rock Show dan Dasa Rock Indonesia. Semakin meluasnya nama GMR sebagai satu-satunya radio rock di Indonesia, maka musisi rock yang berasal dari luar Bandung pun berdatangan, seperti Cynomadeus, Kaisar, Andromedha, Power Metal, Roxx, Rotor, Sucker Head, Whizz Kid, Jet Liar, Grausig, Mr. Zeus, Kidnap Katrina, Slank, Boomerang, Morbid dan Arry Alliance Project. Tahun 1992 saat Sepultura mengelar World Tour di Indonesia tanggal 8 dan 11 Juli, GMR pun menjadi satu-satunya ticket box di Bandung. Selain menggelar event on air, event off air pun turut digelar oleh GMR, antara lain “Tour Raksasa” kerja sama bareng Log Zhelebour di Stadion Persib (Godbless, Mel Shandy, Power Metal dan Elpamas), Surya Sunday Rock di Karang Setra Bandung (Power Metal, Rudal, Slank, Jamrock, Whizz Kid), Metal Party di Gelora Saparua (Sahara, Rudal, Roxx, Kaisar dan Kalimaya), Rock Concert di Studio East bilangan Jalan Cihampelas (Sucker Head, Sahara dan Kalimaya).
Rockin Continue...
Foto : Istimewa
Sumber : www.uncluster.com
Comments (0)