Coklat Techo - 5 Perlengkapan Penting Dalam Studio Recording -
Dengan perlengkapan yang benar dan dana yang rendah, anda dapat membangun sebuah studio recording dengan kualitas level professional di rumah anda sendiri. Berikut ini 5 peralatan dasar yang setiap home studio butuhkan:

Perangkat rekaman
Untuk perangkat rekaman digital yang secara sempurna baik, anda cukup mempersiapkan komputer anda untuk di-upgrade. Sound card yang sudah ‘built-in’ pada board anda mungkin akan bekerja dengan baik, tapi jika anda serius mengenai home recording, anda harus mempertimbangkan untuk invest sound-card yang dibuat khusus untuk home recording .
Untuk merekam musik pada komputer anda, anda akan juga membutuhkan perangkat sequence. Perangkat ini yang merekam suara analog dari mikrofon atau MIDI data dari instrumen elektronik. Perangkat sequence memungkinkan anda untuk dengan mudah meng-edit dan mencampur atau proses mixing beragam track, menambah efek, meng-export file audio ke CD. Standar industri untuk professional audio sequence adalah Pro Tools (Berada dalam CD terpisah), tapi terdapat banyak pilihan untuk setiap budget atau dana.
Komputer merupakan perangkat yang serba guna dan manjur yang hampir semua orang memilih pilihan ini. Anda juga dapat menggunakan digital recording device (perangkat rekaman digital) yang merekam kedalam Flash card yang kuat atau bahkan dapat di-burn langsung ke CD.

Mikrofon Yang Bagus
Jangan terlalu pelit dalam membeli mikrofon. Bahkan dengan segala kecanggihan alat rekaman yang anda miliki, anda tidak akan menghasilkan rekaman yang bagus jika sumber alat rekaman anda tidak bagus. Untuk vokal, anda akan membutuhkan pop filter, sebuah potongan materal yang melindungi mikrofon dari suara ‘p’ yang keras dan ‘s’ yang tajam. Untuk merekam band rock, anda akan membutuhkan mikrofon yang lebih kecil, yang disebut dynamic mic. Anda harus dapat menemukan condenser yang baik dengan harga sekitar dibawah Rp. 2000.000 dan dibawah Rp.1000.000 untuk dynamic mic.

Speaker Monitor dan Headphone
Speaker monitor berbeda dibanding speaker stereo yang normal. Peralatan ini penting dalam lingkup studio recording karena peralatan ini membawakan audio tanpa “mewarnai” atau “Mempermanis”. Ini adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa hasil rekaman anda akan terdengar seperti waktu anda memutar sebelumnya.
Hal yang umum untuk merekam lagu-lagu dalam format multi-track, merekam masing-masing track satu demi satu (drum dulu, kemudian bass, lalu keyboard, dan seterusnya). Cara yang terbaik untuk melakukan ini adalah menggunakan headphone untuk mendengarkan track record sebelumnya sebagaimana anda memproses yang baru. Headphone yang bagus menjaga sound tetap terdengar sehingga sound yang direkam adalah track yang baru.


MIDI controller atau Synthesizer
Synthesizer secara tipikal sebuah keyboard elektronik yang dapat di program untuk memainkan banyak jenis suara. Tapi synthesizer hadir dalam bentuk dan ukuran yang berbeda, seperti synthesizer gitar, wind instrument synth dan drum machine.
MIDI controller adalah synthesizer tapi tidak menghasilkan suara apapun dengan sendirinya. Instrumen itu hanya bertugas sebagai controller, seperti joystick untuk game komputer. MIDI controller menghasilkan data MIDI yang dapat digunakan untuk memainkan keyboard plug-in elektronik seperti Pro Tools atau menggunakan MIDI controller tunggal untuk memainkan jaringan keseluruhan dari synthesizer dan drum machine yang saling terhubung.


Audio Interface
Audio Interface itu seperti sebuah eksternal sound card. Selain mikrofon dan instrumen digital yang secara langsung terhubung ke komputer anda, anda hubungkan audio interface ini kedalam eksternal box yang menghubungkan ke komputer anda dengan single cord. Interface ini mengatasi proses konversi dari analog ke digital. Menekan daya pemrosesan komputer anda. Hal ini secara khusus berguna untuk laptop yang tidak memiliki ruang untuk tambahan internal PCI card dan secara umum memiliki prosesor yang lebih lambat.
Audio interface juga dikenal sebagai Breakout Box, hadir dengan sejumlah mikrofon pre-amp dan knob untuk mengendalikan level rekaman masing-masing mikrofon. Secara umum, masing-masing instrumen dan vokal membutuhkan mikrofon sendiri jadi anda harus mencari interface dengan pre-amp yang cukup untuk memenuhi kebutuhan anda.

Sumber: http://www.compusiciannews.com/
Oleh: Bobby Agung Prasetyo
Foto: Istimewa
Comments (0)