Glass Harmonica, Alat Musik Abad 17 yang Terlupakan

Glass Harmonica, Alat Musik Abad 17 yang Terlupakan

by: esadewo

Agak asing di telinga memang dengan alat musik klasik satu in. Namanya iGlass Harmonica atau simplenya bisa kita sebut sebagai ‘Armonica’ yang diambil dari bahasa yunani: Harmonia yang berarti harmoni. Sebuah kumpulan gelas yang dimainkan hingga menghasilkan nada musikal.  Galileo Galilei, seorang yang berpengaruh dalam sains juga pernah menuliskan tentang musik yang dibuat dari gelas pada tulisannya yang berjudul Two New Sciences pada jaman ‘Renaissance’ silam.

Seorang Irish bernama Richard Pockrich adalah seseorang yang pertama yang tercatat memainkan musik ini pada tahun 1740 tapi kebanyakan orang mengenal alat ini ditemukan oleh Benjamin Franklin pada tahun 1761 karena penemuannya yang menjadikan memainkan alat musik ini lebih mudah dimainkan karena mekanikal yang dibuat oleh Ben.

Ukuran gelas menjadi patokan nada rendah atau tinggi, dengan dibalut warna gelas berbeda yang menjadi hiasan sekaligus pembeda patokan nada menjadikan alat musik ini menarik selain dari objek pembuat suaranya yang tidak biasa. Namun, pada abad-18 Armonica menjadi alat musik yang terlupakan karena terkikis oleh pamor alat musik kaum Aristokrat yang mendominasi panggung kesenian dalam bermusik.

Tetapi pada era modern alat ini kembali muncul, dimainkan oleh Pink Floyd  pada intro lagu “Shine On You Crazy Diamond”, oleh Björk pada lagu “All Neon Like” serta band beraliran nu-metal Korn dengan pada album studio dan Konser unplugged nya di MTV. 

 

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner