CoklatKnowledge

CoklatKnowledge"Musik Sebagai Media Terapi Kejiwaan Part 1"

Secara teori, musik berarti suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan, terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama. Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi untuk mencipta, memperbaiki, dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni.

Sebenarnya musik bukan hanya sebuah karya yang dapat dinikmati oleh indera pendengaran saja. Lebih dari itu, ternyata musik memiliki banyak pengaruh dalam hidup seseorang, salah satunya adalah, kini musik dapat digunakan sebagai terapi bagi kejiwaan. Selain itu, dalam kehidupan sehari hari, musik tanpa disadari dapat menjadi panduan dalam mempelajari watak, intelegensi, dan emosi seseorang.

Menilik pada sejarahnya, musik di zaman dahulu digunakan sebagai alat komunikasi dengan bunyi-bunyian, yang dijadikan sebuah tanda (zaman purbakala – RED). Lalu berkembang, hingga akhirnya musik digunakan sebagai salah satu syarat dalam ritual tertentu. Pada zaman modern seperti saat ini, fungsi musik tentu mengalami banyak perubahan dan perkembangan.

Namun, tahukah anda jika sebenarnya musik dapat berfungsi sebagai terapi kejiwaan anda. Percaya atau tidak, namun yang pasti setiap jenis musik yang anda dengar, lalu anda rileks untuk mendengar musik tersebut, secara tidak langsung musik yang anda dengar itu adalah media terapi kejiwaan anda untuk bisa merasa lebih santai.

Sebenarnya sejarah penggunaan musik sebagai media penenang psikologi manusia telah dirintis sejak masa filosof Yunani kuno, yaitu saat zaman Plato dan Aristoteles. Di Iran dan dipelbagai literatur kuno soal musik, pengaruh musik terhadap jiwa manusia telah dibahas secara khusus. Selama berabad-abad yang lalu, bangsa Iran memanfaatkan terapi musik sebagai metode penyembuhan dan menjadikannya sebagai faktor yang bisa menjaga kesehatan jiwa.

Lewat efeknya yang luar biasa dan tak terpikirkan sebelumnya, musik ternyata dapat membebaskan rasa manusia dari belenggu tekanan batin, rasa sepi, panik, dan berbagai gangguan mental lainnya. Karena itu, kini di berbagai negara marak didirikan berbagai pusat-pusat penelitian maupun praktek terapi musik. Musik, sesuai dengan susunan interval dan ritmenya memiliki refleksi khusus yang bisa merangsang sel-sel saraf sehingga perasaan manusia bisa diperlemah, diperkuat ataupun dialihkan. Pengaruh itu bahkan telah dibuktikan secara ilmiah disepanjang fase kehidupan manusia, mulai dari masa di embrio hingga masa senja. Bahkan bisa berpengaruh juga pada jenis mahluk hidup lainnya seperti tumbuhan.

Tak hanya itu, musikpun terbukti memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan sistem saraf sensorik-motorik, sistem saraf sadar, dan sel saraf lain. Hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Aplikasi Musik di Iran mengenai fungsi terapan musik terhadap kesehatan fisik dan mental manusia, menunjukkan bahwa terapi musik bisa menjadi metode penyembuhan baru pada gangguan mental di kalangan anak-anak cacat mental.

Penelitian itu membuktikan, terapi musik bisa meningkatkan rasa percaya diri dan mengontrol tindakan hiperaktif di kalangan anak-anak cacat mental serta bisa menciptakan perubahan mental dan perilaku yang signifikan.

Bersambung dulu ya guysss

Sumber : Berbagai Literatur

Photo : Google Image

(Septian Nugraha)

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner