Collector Confession: Vinyl Favorit True Megabenz

Collector Confession: Vinyl Favorit True Megabenz

Udah punya vinyl berapa banyak sih, Pak?

"Gak banyak kok, 2000an lah. (Hahaha, gak banyaknya aja 2000!) Maksudnya, teman saya ada yang lebih parah gitu, hahaha. Kalau ngomongin koleksian favorit, itu jadinya emang susah banget. Karena udah segitu banyaknya, terus yang namanya kolektor itu gaya hunting-nya beda-beda. Pasti punya cerita sendiri-sendiri dan unik-unik."

Pak Eben tipe kolektor yang seperti apa?

"Saya tipe first press, sih. Pertimbangan paling utamanya adalah karena saya pingin tahu produksi suara ketika pertama kali dirilis seperti apa. Kalau udah re-press itu kan mereka udah re-mastered, sound asli pertamanya udah rubah. Biasanya, kalau saya suka satu album, semua format saya koleksi, dari CD, kaset, dan vinyl. Selain itu, re-sale value-nya lebih tinggi. Kadang, kalau ada kebutuhan yang mendadak, ini nolong banget. Karena cairnya cepat dan harganya fantastis."

Apa sih yang bikin vinyl itu menarik?

"Pertama, cover-nya besar, dilihatnya enak. Karena, saya suka grafis, suka gambar, suka artwork, jadi kalau pegang vinyl itu kayak "the top of the top"-nya rilisan fisik. Secara audio pun vinyl adalah yang paling baik, dia detail banget. Kedua, karena sulit didapat. Jadi, ketika dapat tuh lebih pride, lebih bangga. Serasa "orang lain gak punya, saya sih punya", hahaha. Ketiga, gak terlalu susah juga ngurusnya. Karena, perawatannya cukup dibersihin pakai lap. Kalau kaset sama CD kan lebih cepat jamuran dan cover-nya lebih gampang robek."

BACA JUGA - Collector Confession: Box-Set / Vinyl Favorit Daniel Mardhany

Foto diambil dari Instagram pribadi Eben (@ebenbkhc), hasil foto Anggra Bagja (@anggrabagja)

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner