Daniel Natjaard:

Daniel Natjaard: "Black Metal Tidak Hanya tentang Menjadi Sangar, Seram, dan Gelap"

Apakah ada pengaruh yang dirasakan mas Daniel sendiri atau komunitas black metal dari pandangan mas Daniel karena stigma tersebut?

"Pengaruhnya lebih ke masyarakat awam di sekitar yang notabene tidak mengerti, tidak mau mengerti, dan atau lebih kepada penghakiman bahwa musik jenis ini adalah sesuatu yang sesat.

Diimbuhi dari sebagian band yang alangkah lebih baiknya kalau mendalami atau mempelajari lebih jauh dulu tentang apa, kenapa, dan bagaimana black metal itu, sebelum dengan sembarangan mendefinisikan diri sebagai band black metal.

Bahwa pada dasarnya, muatan, ideologi, esensi, serta estetika juga seharusnya menyertai sebagai elemen dalam musik black metal, dan tidak hanya semata-mata seram, sangar, ngeri, hitam-hitam dengan darah di sana-sini, tanpa mau menggubris ataupun mempelajari lebih lanjut kenapa, bagaimana dan apa saja yang membuatnya identik dengan hal-hal seperti itu."

Menurut mas Daniel, perlu gak sih pandangan tentang hal tersebut dihilangkan?

"Itu kembali kepada kita, sebagai pelaku, pendengar, penikmat, juga pengumpul benda-benda beraroma black metal. Pandangan semacam itu saya yakin sampai kapan pun akan selalu ada, karena salah satu yang sulit untuk disebarluaskan kepada masyarakat hingga hari ini adalah pembelajaran.

Malas belajar, enggan menelaah, lebih cepat menilai dan mengeluarkan kritik, pada akhirnya akan membuat pandangan semacam itu tadi antara ada dan tiada. Jadi, ya kembali lagi, mau bagaimana pun atau seperti apa pun nati pandangan atau anggapan masyarakat awam tentang black metal, alangkah lebih baiknya bila kita tidak pernah berhenti dan membatasi diri untuk senantiasa menambah dan memperkaya wawasan. Belajar, belajar dan belajar! (sebelum menerapkan)"

BACA JUGA - Melebarkan Sayap Musik Logam Surabaya dengan 'Ablaze The Dreadful Depth'

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner