Dari Album Musik Jadi Film? Memang Bisa?
Forgotten – Kaliyuga (rilis tahun 2017)
Band death metal asal Bandung ini selalu punya barisan lagu dengan isian yang tidak hanya berisi kemarahan tanpa adanya latar belakang cerita yang kuat. Salah satunya album Kaliyuga. Album ini menjadi menarik, mengingat saat itu sang vokalis Addy Gembel harus kembali menaruh ketertarikannya terhadap kitab-kitab kuno, untuk memantik pola kreasi dia membuat lagu. Tidak bersentuhan langsung dengan kondisi negara yang carut marut, di mana preman mudah ditemui dalam radius 10 meter sejak melangkahkan kaki keluar dari pagar, menjadi alasannya kembali membaca itu. Dalam ajaran agama Hindu, Kaliyuga disebut juga dengan “zaman kegelapan", dan merupakan salah satu dari empat jenjang zaman yang merupakan siklus dari Yuga, dari mulai Dwaparayuga, Tretayuga, dan Satyayuga. Hal tersebut kemudian menjadi sejalan dengan atmosfir yang mereka bangun dalam album tersebut, mencekam, penuh teror, dan gelap.
Gambaran yang kiranya akan sangat menarik ketika diterjemahkan dalam sebuah film. Dari mulai Lord Of The Ring hingga film 300 mungkin bisa jadi rujukan untuk album ini jika ingin dijadikan sebuah film. Kolosal, pelik, serta penuh dengan kehancuran dan peperangan, mengingat pada artiannya sendiri adalah zaman kegelapan. Mungkin penonton akan disuguhi adegan-adegan kekerasan yang intens, rapat, dan hanya menyisakan sedikit waktu saja bagi mereka bisa bernafas lega kala menonton film ini, karena sepanjang durasi diisi adegan menegangkan. Dibunuh atau membunuh.
Comments (0)