Dari Pasukan Berpeluh Merah Hingga Gerombolan Babi Dari Neraka, Memanaskan Panggung WMBI 2018
Selesai dengan penampilan sepuluh finalis, giliran Beside yang tampil di panggung Wacken Metal Battle Indonesia. Beside yang menjadi juara tahun lalu tersebut membuktikannya dengan penampilan maksimal, dan lagu-lagu yang akrab di telinga para metalhead dimanapun, seperti lagu “Aku Adalah Tuhan” atau pun lagu “Dead Of War”. Mereka menunjukan kelasnya sebagai band yang diperhitungkan dan sudah bisa disejajarkan dengan band-band metal dunia, yang jadi influence mereka. Hingga akhirnya memasuki pukul 11 malam mereka menyudahi penampilannya, dan berlanjut pada acara yang dinanti-nanti, yakni pengumuman pemenang Wacken Metal Battle Indonesia.
Setelah melewati proses penjurian, dan beberapa tahapan dari sekitar 322 band di 72 kota di Indonesia, hingga menyisakan 10 besar finalis, yang bertarung di panggung Wacken Metal Battle Indonesia, pengumuman pemenang malam itu jadi satu hal yang menegangkan, tidak hanya bagi band-band yang tampil, tapi juga bagi para juri yang terdiri dari Dadan Ruskandar (Manajemen Burgerkill), Samack (Jurnalis Musik Senior), John Resborn (The Metal Rebel) dan Sascha Jahn (Metal-Rebel Headquarter, Jerman), dimana keputusan untuk memilih satu band terbaik yang dianggap pantas mewakili Indonesia di Jerman, tentu bukan hal yang mudah. Dari Pasukan Berpeluh Merah Hingga Gerombolan Babi Dari Neraka, dari agresifitas musik yang ditunjukan Dead Vertical sampai Trojan, dari pulau dewata sampai tanah pasundan, semuanya menyajikan penampilan terbaiknya, hingga akhirnya Addy Gembel menyebutkan Down For Life sebagai pemenangnya, dan berhak mewakili Indonesia di ajang Wacken Metal Battle di Jerman.

Kemenangan bagi panglima pasukan babi dari neraka ini, merupakan hadiah yang pantas bagi band yang hampir menginjak usia dua puluh tahun tersebut. Dengan segala macam dinamika yang terjadi di tubuh band ini, dari mulai pergantian personil, stagnasi yang dirasakan Stephanus Adjie, sebagai member paling lama di band ini, hingga akhirnya menemukan kekuatan baru dengan personil-personil barunya, dan membuktikan kemampuannya di panggung Wacken Metal Battle Indonesia malam itu. Dengan kemenangannya ini, Down For Life akan berangkat ke Jerman pada Agustus mendatang, dan menjadi perpanjangan tangan komunitas musik di tanah air, untuk melebarkan sayapnya ke tanah Eropa, dan memberi tahu dunia, jika Indonesia punya band-band dengan potensi besar yang layak diberikan ruang, hingga mata dunia tertuju pada negeri ini. Lalu tentang pertanyaan “Apakah Simponi Kebisingan Neraka dari Down For Life Mampu Membawa Mereka Ke Jerman?" Maka jawabannya adalah YA. Mampu, dan bisa.
Usai pengumuman pemenang, acara dilanjutkan dengan penampilan dari Deadsquad. Sebagai “tuan rumah”, mereka seakan tidak mau kalah dengan band-band yang tampil di final Wacken Metal Battle Indonesia malam itu. Kehadirannya disambut para pasukan mati yang memang telah menantikan penampilan dari idolanya tersebut. Satu malam yang akan diingat sebagai malam yang mempertemukan ambisi, hasrat, dan totalitas dalam bermusik, yang dibayar dengan penampilan maksimal dari sepuluh band finalis, serta dua band tamu, Beside dan Deadsquad. Totally Kickass!
Comments (0)