Day After The Rain

Day After The Rain

Day After The Rain - Berbicara tentang Alam semesta sudah tentu tidak asing lagi di benak manusia sebagai mahluk penghuninya. Lahir, tumbuh dan berkembang adalah proses yang tak pernah padam seiring hembusan kehidupan di alam ini.

Begitu identik nya manusia dengan alam sehingga hampir bisa di katakan bahwa alam juga merupakan sebuah pencerminan tentang budaya yang berlaku didalamnya.

Alam selalu mencoba mengajarkan kita untuk mengerti, menyimak bahkan meresapi segala bentuk fenomena fenomena yang terjadi atas respon terhadap perkembangan kebudayaan manusia itu sendiri.

Dan hal Itu pula yang tampaknya dirasakan oleh enam anak muda asal pulau Dewata Bali. Sebuah suasana dimana hari setelah hujan tampaknya cukup memberikan vibrasi yang kuat kepada Wicak ( vox ), Yudi ( guitarist ), Zky (bassist ), Keyn (guitarist), Abee (pianist) dan Goestu (drums) yang telah meresponya-menjadikannya sebuah ide yang menghasilkan suatu format Band dengan nama DAY AFTER THE RAIN pada 07 – 07 - 2007 silam.

Nuansa brit rock yang kental dengan sentuhan sentuhan piano yang dewasa ditimpali dengan lirik lirik yang berbicara kearah pengendalian diri, perenungan, dan pencarian keteduhan hati dengan pembahasan cinta yang lebih universal, dibalut sangat manis dengan gaya vocal yang ekspresif deep and soul. Dengarkan saja Don’t Close The Phone, This Pain, Seperti Waktu, Destiny, Last Ligth, Glow, dan Cold. Lalu bayangkan kupu-kupu indah yang baru keluar dari kepompongnya di pagi hari namun tak mendapati bunga karena semuanya habis terhempas hujan angin semalam”

Sumber : http://band-indie.com/newspost/day-after-the-rain

Foto : Sumber Saduran

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner