DCDC ShoutOut! Day - Kabupaten Bandung Masih Belum Mengecewakan, Walau Tak Jadi Istimewa

DCDC ShoutOut! Day - Kabupaten Bandung Masih Belum Mengecewakan, Walau Tak Jadi Istimewa

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by DCDC SHOUTOUT (@dcdcshoutout) on

Acara dimulai tepat pukul 16.00 WIB, dengan dibuka oleh penampilan Amoral, sebuah band beraliran punk rock asal Parakan Muncang, Cicalengka. Komposisi punk rock yang diusung mereka mampu membawa energi di tengah suhu Jatinangor yang mulai dingin pasca diguyur hujan. Paduan dua vokalis laki-laki dan perempuan mampu menghasilkan harmoni distorsi yang berbeda dengan band punk rock kebanyakan. Band ini baru saja merilis album perdana mereka yang bertitel Kaum Membara. Empat buah lagu mereka hantarkan dengan enerjik di atas panggung sebelum akhirnya panggung diisi oleh band Miasanmia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by DCDC SHOUTOUT (@dcdcshoutout) on

Miasanmia adalah band yang memainkan musik pop punk. Kuartet asal Soreang ini gagal membawa impresi yang positif, karena dari empat lagu yang mereka bawakan mereka hanya membawakan satu lagu karya mereka sendiri. Apalagi, di tengah pertunjukan salah satu gitar mereka putus senar dan menganggu ritme pertunjukan. Tidak ada yang istimewa dari penampilan Miasanmia kecuali permainan drummer mereka yang impresif. Menjelang sore, acara DCDC ShoutOut! Day kedatangan tamu, yaitu teman-teman komunitas bikers dari penjuru kota Bandung dan sekitarnya yang turut memeriahkan suasana di depan panggung.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by DCDC SHOUTOUT (@dcdcshoutout) on

Selanjutnya ada penampilan dari Xabrehna, sebuah band post hard rock asal Rancaekek, Kabupaten Bandung. Suguhan irama modern hard rock melalui paduan synthesizer dan ketukan drum dibalut suara vokal perempuan dengan warna vokal hard rock mampu memanaskan suasana Jatinangor menjelang senja. Panggung DCDC ShoutOut! Day juga jadi ajang mereka untuk memperkenalkan salah satu single mereka. Xabrehna menjadi band penutup menjelang break adzan Maghrib.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner