DCDC ShoutOut! Day Bogor, Kota dengan "Hujan" Potensi di Musik
Pasca break adzan Isya acara dilanjutkan kembali dengan penampilan band The Buitenboy. Musik pop rock menjadi menu utama yang disajikan band ini. Di tengah guyuran hujan dan suhu udara yang mulai dingin, The Buitenboy menghibur dengan musik pop rock yang diberi sentuhan nuansa oldiest. Warna vintage sound dari instrumen mereka mengiringi komposisi lagu yang sederhana namun terkesan unik. Mereka mengaku The Beatles dan The Who adalah inspirasi mereka dalam menciptakan karya. Ada campuran musik blues dan rock n roll yang kadang melintas di antara komposisi mereka.
HLMN adalah band berikutnya yang mengisi panggung DCDC ShoutOut! Day Bogor. Band Bogor yang mengusung musik punk dengan campuran elemen rock yang kental ini bermain penuh energi dan percaya diri. Mereka mampu tampil solid di atas panggung dengan komposisi musik yang matang. Warna vokal berat dan sedikit serak berpadu sempurna dengan musik mereka. Penonton benar-benar terhibur dengan penampilan mereka yang menyelipkan orasi-orasi keprihatinan pada kondisi sosial politik yang terjadi di sekitar kita.
Selepas HLMN, panggung di bawah kendali Superiots. Band melodic punk dengan komposisi musik punk klasik mengingatkan kita pada pengaruh Social Distortion dan NOFX di situ. Di panggung DCDC ShoutOut! Day Bogor, mereka tampil atraktif dan penuh energi. Harmonisasi vokal latar dengan vokalis merangkap pemain gitar membuat band ini mampu tampil prima di atas panggung. Kadang, di sela lagu mereka ada ketukan musik ska yang enerjik dan mampu menghangatkan malam di kota Bogor. Di beberapa lagu, penggemar mereka ikut bernyanyi bersama di arena moshpit. Musik yang menyenangkan dari Superiots.
Comments (0)