DCDC ShoutOut! Day Highlight: Thrash Metal Serampangan, Walker!
Inilah salah satu penampil paling ikonik di DCDC ShoutOut! Day Cimahi!
Pada gelaran DCDC ShoutOut! Day Cimahi (18/11/17), ada salah satu band yang sangat menyita perhatian. Selain karena kemampuan bermusik mereka, aksi panggung mereka pun sangat menarik dan ikonik. Mereka adalah Walker, band thrash metal yang terbentuk pada pertengahan tahun 2014. Mereka selalu bangga dengan daerah asal kelahiran mereka, Cikalong Wetan, Bandung Barat. Band ini terbentuk saat single “Awake” dan “Bandung Thrash Zone” diluncurkan.
Walker diperkuat oleh empat orang personil, yaitu Galih Prayoga / Gaga (vokal), Irfan Yanuar Aiba / Cipan (gitar), Ahmad Rifandi Sidik / Ivan (bass), dan Fahmi Hilman / Ami (drum). Referensi musik mereka tidak terbatas, tetapi karena mereka adalah pejuang-pejuang thrash metal, mereka berkiblat pada band-band bertempo kencang seperti Metallica, Megadeth, Slayer, Havok, dan Dr. Living Dead. Walker menerangkan bahwa referensi yang mereka pilih tidak melulu berkutat atas nama musikalitas, tapi juga attitude. Dari sana, mereka akan menemukan sisi lain dari diri mereka sendiri dan menemukan titik nyaman.
Ada beberapa single yang sudah mereka hasilkan, seperti “Awake”, “Bandung Thrash Zone”, “Hellparty” dan “Investor Maniac”. Mereka pun sempat terlibat dalam salah satu rilisan kompilasi. Di tahun 2018, mereka berencana merilis sebuah EP yang berisi empat buah lagu, dan EP tersebut akan diberi titel Thrash To The Future. Menurut cerita dari Walker, sebenarnya mereka sudah selesai merekam sebuah album di tahun 2016. Tetapi, karena satu dan lain hal, album tersebut tidak dirilis.
Pada DCDC ShoutOut! Day Cimahi lalu, mereka membawakan beberapa nomor milik mereka sendiri. Diawali dengan intro dan dihajar habis oleh “Investor Maniac”, mereka lalu menghabiskan kawasan G-Blues Café dengan dua lagu selanjutnya, yaitu “I Don't Give A Sh*t” dan "Hellparty". Aksi panggung mereka memang sangat memorable. Dimulai dari sang vokalis yang menyemburkan air minum di atas panggung, sampai sang vokalis dan bassist yang turun panggung dan tiba-tiba membenturkan diri satu sama lain dari arah yang berbeda. Semua personil sangat beringas, seperti besok tidak ada lagi waktu untuk mereka hidup.
Walker kemudian bercerita tentang keterlibatannya di DCDC ShoutOut!. Mereka sudah mengetahui kanal ini sejak lama, di awal kali ada DCDC Musikkita. Mereka sadar bahwa band DCDC ShoutOut! pun dilibatkan di sana, sehingga mereka mulai mencari informasi tentang DCDC ShoutOut!. Alasan mereka terlibat di DCDC ShoutOut! adalah mereka memiliki misi, yaitu spread the world. Maksudnya adalah mereka ingin mengembangkan ruang lingkup pendengaran atas musik thrash metal dari Walker, dalam negeri dan berlanjut ke luar negeri.
Lalu, mereka mendengar tentang DCDC ShoutOut! Day dan tertarik untuk terlibat di dalamnya. Alasannya adalah mereka menganggap ajang ini menjadi sarana untuk band-band dapat didengar karyanya secara luas. Mereka berharap agar DCDC ShoutOut! Day terus berlanjut hingga ke kota-kota lain di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah membangun komunikasi yang baik di setiap wilayah di Indonesia dan mencari band-band baru yang berbakat sekaligus mau berkembang. Program ini diharapkan bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat, juga memberikan harapan dan pengalaman untuk banyak band.
Last words from Walker: “Big respect from us! Walker thrash, iyawwwwwwwwwwwwwwwwwwww!”
Comments (0)