DCDC ShoutOut! Highlight: Yakezarasta, Modern Jamaican Reggae!
Menyimak salah satu line-up DCDC ShoutOut! Day Band di Cimahi: Yakezarasta!
Yakezarasta merupakan band asal Padalarang, Bandung Barat. Terbentuk sejak empat tahun yang lalu, tepatnya tanggal 26 Agustus 2013, band ini terdiri dari enam pemuda yayasan kesehatan masyarakat, yang kemudian menjadi dasar akronim 'yakesa', dan menggabungkan kata 'rasta' karena jenis musik yang mereka usung yaitu reggae. Awalnya, grup ini dibentuk oleh Sandy, yang juga merangkap sebagai penulis lagu. Selanjutnya, ia mengajak Febby, Eca, Hendi, Dena, dan Puspita.
Setelah melewati beberapa waktu, Sandy berkeinginan untuk mengubah genre reggae yang terkesan down-beat menjadi up-beat tanpa menghilangkan esensi musik reggae itu sendiri. Akhirnya, di 17 Juli 2015, format Yakezarasta berubah karena penggabungan referensi dari setiap personil yang berbeda-beda. Akhirnya, dengan personil termutakhir yaitu Sandy / Butenk (vokal), Sakti / Munk (bass & vokal), Febby (gitar), Hendi (gitar), Robby / Ibo (keyboard), Rommy / May (drum), dan Reza / Eca (perkusi), terciptalah musik modern Jamaican reggae. Referensi mereka semakin meluas, dengan menghadirkan unsur ska, steady, blues, pop, funk, dan rock, selain tentunya reggae itu sendiri.
Beberapa lagu telah mereka hasilkan, antara lain "Nasi Kuning", "Don't Kingkong", "Keep Smile In The Morning", "Cucol Ini Membunuhku", "Wanita Gila Harta", "Persib", "Gadis PVJ", "Yakezarasta Bernyanyi", "Buat Aku Ragu", "Jangan Pandang Sebelah Mata", "Oncom", "Makhluk Manis Menjijikan", dan "Jamming Together". Pada gelaran DCDC ShoutOut! Day Cimahi (9/12) lalu, mereka membawakan lima buah lagu, yaitu "Nasi Kuning", "Cucol Ini Membunuhku", "Jangan Pandang Sebelah Mata", "Jamming Together", dan cover lagu "Vespa Tua" dari Peron Satoe.
Ditanyai tentang DCDC ShoutOut!, Yakezarasta memiliki ceritanya sendiri. "Kami mengetahui DCDC ShoutOut! dari tempat studio kami latihan, yaitu Yans Music Studio. Di situlah, Yans Music merekomendasikan untuk registrasi di DCDC ShoutOut!," jelas Yakezarasta. Studio ini sendiri adalah salah satu studio yang ditunjuk tim DCDC untuk bekerjasama dalam memfasilitasi band-band DCDC ShoutOut!. Semua band yang terdaftar di DCDC ShoutOut! mendapatkan potongan harga setiap kali latihan di studio yang ditunjuk.
"Kami mengikuti DCDC ShoutOut! karena ingin memperkenalkan musik kami, dan mempertahankan eksistensi band kami. DCDC ShoutOut! Day sendiri menjadi wadah event bagi band-band independen yang kreatif, tanpa batas. Kami berharap event DCDC ShoutOut! Day akan terus bisa menjadi jembatan untuk para musisi, khususnya band yang kreatif untuk terus aktif dan bergerak di industri musik tanah air," ungkap Yakezarasta.
Comments (0)