Dengungan Lebah Artinya Mereka Bernyanyi
Olaa Coklatfriends! Diantara kalian nih yang sering bacain artikel highlight, ada yang rajin minum madu enggak? Kalian tahu tidak kalau si pembuat madu alias lebah, sama seperti burung, burung bernyanyi sedangkan lebah berdengung yang setelah dilakukan penelitian bahwa dengungan lebah sama dengan nyanyian burung.
Jenis – jenis lebah yang diteliti berasal dari spesie Bombus Pratorium. Lebah ini, dapat berdengung dalam frekuensi 151 hz (dibawah kunci D Sharp). Untuk jenis laii=n, sedikit memiliki kesamaan dengan dengungan 214 hz (antara kunci B dan C dalam oktaf diatas (Bombus Proturium) kira – kira 2 ¼ detik. Bombus Lapridus (Lebah berekor merah) mendengung paling lama ( lebih dari 7 detik) pada frekuensi 200Hz ( antara G dan a G sharp) dan Bombus terrestris (Lebah berekor tebal) mendengung dengan marah pada frekuensi 248Hz (Solid B) selama 4 detik. Saat mendengung untuk serbuk sari, meskipun Bombus pascuorum merendahkan frekuensinya menjadi 214Hz (A) dan menurunkan durasi dengungan menjadi satu detik, sementara Bombus terrestris mengubah dengungannya menjadi 289Hz (D) untuk ¾ detik saja.
Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Paul De Luca, dari Ithaca College, New York, AS, beliau dan rekannya Mario Vallejo – Marin dari Universitas Striling, Inggris menjelaskan bahwa spesies lebah yang berbeda dapat berdengung dengan cara dan karakter yang berbeda. Kedua rekanan ini mengatakan bahwa lewat 1 jenis spesies lebah yang diuji, ternyata berkemampuan berdengung yang berbeda. Dan tentunya memiliki tujuan tertentu dalam tiap dengungannya. Dr De Luca dan Mario Vallejo – Marin tidak mendengarkan lebahnya dengan ‘telinga’ biasa, tetapi dibantu oleh mesin yang merekam frekuensi dan durasi 1289 dengungan dari beberapa jenis lebah. Mereka berdua melihat perbedaan antara dengunagn yang sifatnya agresif dan saat para lebah ini sedang bekerja membuahi bunga – bunga yang dihinggapi.
Sumber : www.compusiciannews.com
Comments (0)