Exclusive Interview : Cerita Burgerkill Tentang Persiapan Album Terbarunya
Ditiap albumnya, Burgerkill selalu ada progres dari sisi musiklitasnya. Untuk album baru nanti, apa hal paling signifikan dari sisi musikalitas Burgerkill dibanding album terdahulunya?
Ramdhan : Semua elemen sih sepertinya, baik dari musik ataupun liriknya. Dari segi teknis bermusiknya juga, kita merasa cukup siginifikan di album ini.
Vicky : Bisa dibilang musik yang kita buat di album ini terbilang rumit, masing-masing dari kita cukup kesulitan untuk mengkombinasikan komposisi musik dan isian vokalnya jadi maksimal. Analoginya mungkin seperti kita sedang dihadapkan oleh banyak masalah, tapi kita ngumpul, kita ngobrol bareng, sehingga hasilnya jadi sesuatu yang besar dan susah dihancurkan, seperti analogi yang Eben katakan di awal tadi. Namun berangkat dari perbedaan itu pada akhirnya jadi satu persepsi yang menguatkan musiknya itu sendiri.
Ramdhan : Jadi di album ini, elemen personil masing-masing yang dirasa representatif itu digabungkan. Sehingga outputnya unsur instrumen masing-masing personil Burgerkill itu jadi lebih terasa representasif. Tapi setelah digabungkan dalam bangunan komposisi musik yang kita buat jadi terasa enak, dan akhirnya menemukan garis besar musiknya juga.
Agung : Seperti rangkuman dari album ke satu sampai empat lah bisa dibilang, yang diterjemahkan ke album baru ini. Musiknya bisa dibilang terpisah-pisah, namun bisa menyatu.
Ramdhan : Kaya Agung ketika mainin part nya dia, yang memang itu representasinya Agung. Begitupun dengan Eben dan personil lainnya. Belum tentu Eben bisa memainkan part nya Agung, dan begitu juga sebaliknya. Ya seperti saya bilang tadi, musiknya seperti ‘masing-masing’ dengan warna sendiri-sendiri, namun pada akhirnya kita bisa menyatukan tiap representasi masing-masing personil itu dalam komposisi musiknya.
Eben : Bukan berarti album terdahulu Burgerkill tidak sebagus yang sekarang. Karena kan setiap era ketika album rilis pasti itu yang terbaik. Untuk saat ini, album baru ini bisa dibilang yang paling solid lah bisa dibilang.
Ada semacam sound yang ingin dikejar tidak di album baru ini? Seperti misalnya ngejar sound old skool hardcore misalnya, atau seperti apa?
Agung : Secara spiritnya mungkin ada. Spirit-spirit old skool, seperti ada trash metalnya juga, old skool hardcore nya juga. Cuma pengemasannya aja yang diolah lagi.
Comments (0)