Generasi Emas Musik 90an
Beberapa para pengamat musik mengatakan, bahwa kualitas musik di indonesia memang berkembang namun karya-karyanya menurun. Banyak juga orang membandingkan bahwa tahun 90an merupakan era emas dunia musik di Indonesia. Musik tahun 90an dianggap penutup dari musik era 70-80an yang paling dikenang para pendengar, dimana jika berbicara musik indonesia kita tidak lepas dari budaya musik pop dan melayu. Mungkin di tahun 70an kita banyak mendengar lagu-lagu perjuangan, seperti Halo-Halo Bandung, Maju tak Gentar dll. Sedangkan era 80-an mulai muncul era musik seperti Godbless dan Koesplus. Berikut beberapa pemikiran bahwa musik era 90an merupakan generasi emas musik Indonesia.
- Eksistensi Karena alasan
Beberapa musisi tahun 90 memiliki gaya musikalitas yang bagus dan atraktif, lagu yang ada dalam sebuah album pun tidak terdiri hanya satu lagu saja. Kebanyakan dari mereka, dikenal karena karya musiknya bukan karena sisi kontroversialnya.
- Originalitas
Disini para musisi mampu menulis lagunya sendiri, tidak hanya menyanyikan lagu ciptaan orang lain yang kemudian di Recycle. Banyak musisi ditahun itu sukses karena karyanya sendiri tanpa menjiplak karya musisi lainnya, terlihat dari isi lirik lagu, pemilihan nada, dan komposisi musik yang variatif
- Fisik
Musik yang didengarkan dinikmati oleh telinga pendengar, tanpa memandang bulu fisik seseorang penyanyi. Di era ini tidak ditemukan musisi bernyanyi dengan lipsync, seharusnya musisi mampu menampilkan totalitas terhadap sebuah seni dimana ia berkecimpung tanpa ada alasan yang patut dimaklumi.
- Lirik lagu
Musik yang indah harus diiringi lirik yang penuh makna dan nada yang beraturan serta memberikan aura positif bagi para penikmat musik. Terutama dalam lagu Romance, saat ini kebanyakan musisi terlalu menggunakan bahasa lugas dan terkesan manja.
- Bisa dinikmati semua kalangan
Band dan musiknya harus mampu menyentuh berbagai golongan lewat earcatching-nya dan jelas menggambarkan kehidupan sehari-hari. Musik harus bisa mewakili politik, kedamaian, kerja keras dan makna hidup yang tidak cinta melulu.
- Selektif
Musisi yang baik, jelas melahirkan fans yang pintar dan tidak urakan. Lagu-lagu yang disampaikan bersifat informatif dan sesuai dengan umur para pendengarnya.
Foto : www.kaskus.co.id
Comments (0)