Gitar Mampu "Berbicara" Lewat Efek
by: Bobby Agung Prasetyo

Ada jenis efek yang memiliki tugas yakni mengubah konten frekuensi sinyal audio yang melewati mereka dengan baik meningkatkan atau memperlemah frekuensi tertentu atau daerah frekuensi. Jenis-jenis tersebut, diemban tugasnya melalui Equalizer, Talk box, Wah-wah.
Dimulai dari equalizer. Ya, efek ini memiliki fungsi guna memperkuat atau melemahkan daerah frekuensi tertentu. Stereo sering memiliki equalizer yang menyesuaikan bass dan treble. Teknisi audio menggunakan equalizer sangat canggih untuk menghilangkan suara yang tidak diinginkan, membuat instrumen atau suara yang lebih menonjol, dan meningkatkan aspek-aspek tertentu dari nada sebuah instrumen. Simpelnya, efek ini digunakan untuk mempertajam karakter gitar anda yang cenderung ke arah treble, middle, atau bass. Ada pula talk box. Ya, fungsi dari efek ini adalah mengarahkan suara dari gitar atau synthesizer ke dalam mulut seorang pemain, yang memungkinkan dia untuk membentuk suara menjadi huruf vokal dan konsonan. Suara dimodifikasi ini kemudian dijemput oleh mikrofon. Dengan cara ini, gitar seolah mampu “berbicara”.

Pernah dengar sindiran tentang Kirk Hammet, gitaris Metallica, yang sedikit-sedikit menggunakan wah-wah efek? Ya, suara efek ini memang unik. Wah-wah pedal menciptakan suara vokal seperti dengan mengubah spektrum frekuensi yang dihasilkan oleh instrumen. Perangkat ini dioperasikan oleh pedal kaki dengan membuka dan menutup potensiometer. Cara kerja Efek Wah-wah ialah dengan perputaran tone otomatis pada unit efek tersebut jadi terdengar sepeti bunyi “wah wah” atau “wak wak”, sedangkan untuk whammy berkutat pada oktaf. Jadi seakan, gitar memainkan nada di oktaf tinggi, padahal oktaf yang lebih rendah. Jika pedal whammy dimainkan diinjak kedepan dan kebelakang, maka akan menimbulkan efek seperti berteriak. Wah-wah pedal sering digunakan oleh gitaris rock funk dan psychedelic. Tak lupa, Kirk Hammet.
*diolah dari berbagai sumber
foto: istimewa
Comments (0)