Hadir Sebagai Band 'Indie Darling' Kota Garut, Sakadang Ajag Suguhkan Penampilan Memukau
Mereka seperti antitesis tipikal band metal, yang sering dicitrakan dengan sesuatu yang menyeramkan dan gahar. Tapi tidak dengan mereka, bahkan pemilihan topeng yang sejatinya ingin dicitrakan seram pun, malah terlihat jenaka. Apalagi dengan beberapa celotehan mereka yang tidak jarang memancing senyum penonton. Mereka seperti gabungan dua band, dari mulai Slipknot sampai Mesin Tempur, namun dalam versi lokal (dalam hal ini kota Garut), lengkap dengan olah tata bahasa kedaerahannya itu tadi. Lantas dengan musiknya sendiri? untungnya mereka punya skill musik mumpuni, dan termasuk band yang sadar akan olah tata suara dalam bangunan aransemen musiknya. Ditambah dengan kehadiran seorang penata sampling tadi tentunya. Bebunyian scratch jadi sesuatu yang ‘memperkaya’ keunikan band ini. Mudah bagi mereka menjadi band ‘indie darling’, dalam ranah musik bawah tanah kota Garut.
Comments (2)