Hakash, Beri Corak Psych Rock Yang Kental
Sekilas memang tidak sulit melacak akar dan influence bermusik Hakash. Sebagai band pendatang baru asal Surabaya yang baru saja melepas single package bertajuk 'Mountain Man", Hakash memiliki kecenderungan sama dengan jutaan anak muda di dunia yang dipertemukan takdir, membentuk sebuah band psych rock dan 'mengundang’ seorang Roger Waters bermain di studio lalu mengisi part-part penting dalam sebuah nomor dengan sound dan feel yang mirip-mirip. Tak heran bila nomor jagoan Mountain Man cukup sukses mengajak seumua yang menikmatinya untuk gagal move on dan kembali terjebak dalam romantisisme band-band legendaris dunia era 70-an. Alih-alih hadir dengan karya yang segar, Hakash nyaris terdengar menjadi sekedar another psychadelic-teenager-epigon band.

Sebagai nomor perkenalan dari mini album yang tengah diproduksi, strategi ini cukup disayangkan. Padahal single package ini juga memiliki satu track tambahan berjudul “Shabaani Cave” yang dianggap lebih merepresentasikan background musikalitas Hakash, yang sejatinya dibentuk dari pertemuan tiga band lintas genre di skena musik Surabaya yakni Sinatrya Dharaka (Indonesian Rice/ Dub Reggae), Dewandra Danishwara (Zorv/ Grunge/Alternative) dan Prasetyo Imansyah (The Ska Banton/ Ska/ Rocksteady). Direkam pada minggu-minggu awal band terbentuk medio Ramadhan 2014 lalu, “Shabaani Cave” hadir lebih groovy, sound yang kaya dan karakter vokal Dewandra yang unik. Dengan berbagai potensi yang dimiliki Hakash, masih terlalu dini menilai Hakash macam-macam.
Contact:
Oleh: Karel
Foto: Hakash Docs.
Comments (0)