Hockey Hook: “Kami Nggak Mau Terpatok Hanya dengan Massa Ska-Punk”
Gebrakan di skena musik ska-punk?
"Gebrakan itu maksudnya adalah kami ingin menampilkan musik kami dan menyatakan bahwa ska-punk itu masih ada. Selain itu, kami juga menyajikan materi-materi yang sifatnya eksperiman, salah satunya adalah kolaborasi dengan musisi lain. Di mini album kedua yang bakal keluar nanti, kami berkolaborasi dengan beberapa musisi ternama Indonesia, baik seorang DJ, pemain bagpipe, reggae singer, maupun pemain terompet."
Maksud dari eksperimennya sendiri seperti apa?
Misalnya, kami pakai bagpipe. Instrumen itu identik dengan celtic punk, dan kami pakai di sini. Musiknya jadi mix antara ska-punk dan celtic-punk. Pemakaian bagpipe itu bisa jadi gambaran eksperimen yang kami maksud. Kolaborasi dengan DJ pun adalah eksperimen buat kami. Musiknya akan cenderung pada dub-reggae, yang bakal dikeluarin di lagu "Layar Nista".
Lagu “Layar Nista” itu tentang apa?
"Secara garis besar, lagu itu tentang televisi. Detilnya, bercerita tentang beberapa acara di televisi, khususnya variety show yang menampilkan beberapa artis serta penonton, baik di dalam maupun lewat layar kaca. Konten acaranya sering mempertontonkan hinaan antara satu artis dengan artis lainnya, atas nama "lawakan" yang pada akhirnya dikonsumsi secara mentah-mentah oleh yang nonton melalui televisi. Secara segmentasi, beberapa acara variety show itu sering ditonton oleh segilintir kaum pinggiran, dan itu ditelan mentah-mentah oleh mereka. Nggak cuma itu, dari segi penonton yang tampil di sana juga sampai rela dibayar berapa pun. Mereka merelakan separuh harinya agar bisa masuk di televisi sekaligus meramaikan acara itu, apalagi kalau bisa bertemu langsung dengan para artis di acara itu, mereka sudah sangat senang. Bahkan, ada juga acara televisi yang menampilkan resepsi pernikahan artis selama satu hari. Sepenting apa sih acara itu untuk Indonesia? Kurang lebih, seperti itu tema lagu “Layar Nista”."
Ada segmentasi pasar yang dituju secara khusus nggak?
"Meluas sih, apalagi kalau ditambah ada kolaborasi. Kami yakin yang bakal denger mini album terbaru Hockey Hook juga secara otomatis meluas. Contohnya gini, kami berkolaborasi pakai instrumen bagpipe tadi, masuknya ke massa yang dengerin celtic punk. Lalu, kolaborasi dengan penyanyi reggae, otomatis massa reggae pun terbawa. Begitupun lagu-lagu kami yang lainnya."
Kalian pernah merasakan massa yang beragam itu?
"Kalau massa reggae di Bandung sih cukup kuat. Kalau untuk celtic punk, Bandung punya pentolannya kayak Forgotten Generation, dan mereka memang punya massanya tersendiri."
Comments (0)