“Hot Rocker Mom” Era 90-an
Mendengar kata “Hot Rocker Mom” hal pertama yang terbayang adalah ibu-ibu cadas yang “hot”. Tapi bukan itu yang kita maksud, kali ini kita akan membahas beberapa penyanyi rock wanita yang sekarang sudah tidak terlalu eksis, tapi karinya sangat “panas” di era 90-an. Berikut para “Hot Rocker Mom” yang karirnya melambung pada era 90-an.
Nicky Astria
Wanita yang dilahirkan di kota kembang Bandung pada Tanggal 18 Oktober 1967 ini memiliki nama lengkap Nicky Nastiti Karya Dewi. Karir Nicky dimulai setelah bakatnya ditemukan oleh Jelly Tobing saat tampil satu panggung bersama Superkids di Rally Rock Jakarta-Bandung, di Kartika Chandra Theater. Debut album pertamanya adalah “Semua Dari Cinta” pada 1984.
Kemudian Nicky bertemu dengan Ian Antono (Gitaris God Bless) pada sebuah malam kreasi antar SMA. Ian menggarap album Nicky yang berjudul “Jarum Neraka” pada 1985, ternyata album tersebut mendapatkan respons yang sangat bagus dipasaran sehingga terjual lebih dari 250 ribu kaset. Album “Tangan Tangan Setan” sebagai album ketiga Nicky kembali dirilis pada Tahun 1986.
Dari Tahun 1984 sampai 2003 setidaknya sudah 17 album yang sudah dibuat oleh Nicky, diantaranya “Semua Dari Cinta” (1984), “Jarum Neraka” (1985), “Tangan Tangan Seta” (1986), “Gersang” (1987), “Matahari dan Rembulan” (1988), “Bidadari” (1989), “Jangan Bedakan Kami” (1990), “Bias Sinar” (1990), “Gelombang Kehidupan” (1991), “Rumah Kaca” (1992), “Gairah Jiwa” (1993), “Negeri Khayalan” (1995), “Jangan Ada Luka” (1996), “Kau” (1998), “Suka” (1999), “Jangan Ada Angkara” (1999), dan “Kemana?” (2003).
Inka Christie
Penyanyi wanita yang bernama lengkap Rinni Chries Hartono ini tak hanya terkenal di Indonesia, lagu-lagunya bahkan terdengar sampai negeri jiran Malaysia. Inka yang lahir di Bali pada Tanggal 20 Januari 1973 ini sering tampil juga di negeri jiran tersebut. Dengan karakter slow rock-nya, ia mulai terkenal setelah mengeluarkan single “Cinta Kita” bersama Amy Search di Tahun 1991 dan album “Gambaran Cinta” di Tahun 1992.
Karya-karya album Ika, diantaranya “Nafas Cinta” (1993), “Yang Kunanti” (1995), “Yang Kedua Kali” (1996), “Tiada Cinta Yang Lain” (1997), “Nyanyian Suara Hati” (1998), “Teratai” (1999), “Puisi Cinta” (2001), “Sanggupkah” (2003) dan “Jangan Pisahkan” (2005).
Conny Dio
Conny Dio adalah wanita kedua yang diorbitkan oleh Deddy Dores setelah Almarhumah Nike Ardila. Dengan corak musik yang serupa dengan Nike Ardila, karya wanita yang mempunyai nama lengkap Conny Tritayuni asal Cimahi Jawa Barat ini juga laku dipasaran. Saat masih berusia 15 tahun, tepatnya pada Tahun 1990 Conny meluncurkan album “Setitik Air” dengan single “Setitik Air” juga. Lagu-lagu Conny yang sangat popular diantaranya “Setitik Air”, “Bawalah Aku Pergi”, “Esok Yang Ceria”, “Hilang”, dan lain-lain.
Mel Shandy

Penyanyi yang bernama lengkap Melinda Susilarini ini tergolong konsisten menggeluti jalur rock. Sejak usia belasan tahun, Mel sering mengikuti berbagai ajang festival musik rock. Salah satu prestasinya waktu itu, ia pernah menggondol juara Lady Rockers se-Jabar (1986) dan sempat mengikuti Festival Rock se-Indonesia IV (1987) sampai tahap semi final. Wanita kelahiran Bandung, 26 September 1971 ini juga dikenal sebagai qoriah.
Berikut album yang merupakan karya Mel Shandy : “Bianglala” (1998), “Halusinasi” (1990), “Nyanyian Badai”(1992), “Ngeri” (1993), The Best New Hits’95 “18 Greatest Hits of Mel Shandy” (1995), “Nyanyian Janji” (1996), “Apa Salahku” (1997), 20 Best of 1988-1999 “Nyanyian Pagi” (1999) dan “Komar” (1999) serta beberapa single album diantaranya “Isabela” (1990), “Sesal” (1991) “Angin Malam” (1992), “Biang Keladi” (1992), “Takdir” (1994), The Best Slow Hits “Gejolak Hati” (1994), “Pusara Ibu” (1994) dan “Bahagia Selamanya” (1998).
Itulah para lady rocker era 90-an yang sekarang menjadi “Hot Rocker Mom”. Sekarang, karya mereka masih menjadi primadona dikalangan pecinta musik rock. Eksistensi mereka dalam dunia hiburan sampai saat ini sangat ditunggu para penggemar untuk bernostalgia.
Comments (0)