Iksan Skuter dan Balakosa; Sebuah Perjalanan Spiritual dan Introspeksi

Iksan Skuter dan Balakosa; Sebuah Perjalanan Spiritual dan Introspeksi

"Dan sayangnya, aku ketakutan. Kenapa semua bertumpu padaku? Kan dirimu juga kuat. Tidak bisa hanya bertumpu pada seorang Iksan Skuter. Andai kata besok Iksan Skuter mati, kau tidak punya tumpuan, maka kau harus bertumpu pada dirimu sendiri..."

Ia lalu bercerita ketika kawan-kawan di Palu mengajaknya berkeliling selepas panggungnya selesai. Ia diajak melewati tempat-tempat jalur tsunami. "Itu kayak kota mati, dan itu sangat memukul saya, rasanya. Bahwa manusia dengan mata sombong ini bisa hilang dalam hitungan detik." Perasaan itu makin dalam ketika esok harinya ia diajak ke dua tempat likuifaksi, ketika ia melihat satu daerah yang dulunya area pemukiman sekarang rata dengan tanah.

Memorinya kembali ke Timor Leste, di tengah ceritanya tentang Palu. "Kalau di Palu bencana alam, di Timor Leste banyak sekali jejak-jejak bencana kemanusiaan. Ada museum yang menceritakan betapa ganasnya kita sebagai manusia," terangnya. Ia kemudian berkonklusi: hampir semua tempat, tak hanya di Pulau Jawa, ternyata bercerita soal keresahan tentang daerahnya masing-masing yang sekarang sedang tidak baik-baik saja. Teman-teman yang ia kunjungi bercerita banyak padanya, menyoal kegelisahan yang sama.

"Dan sayangnya, aku ketakutan. Kenapa semua bertumpu padaku? Kan dirimu juga kuat. Tidak bisa hanya bertumpu pada seorang Iksan Skuter. Andai kata besok Iksan Skuter mati, kau tidak punya tumpuan, maka kau harus bertumpu pada dirimu sendiri. Yang bisa menulis, menulislah. Yang bisa berpuisi, berpuisilah. Yang bisa bernyanyi, bernyanyilah, tapi jangan bertumpu pada Iksan Skuter. Mereka masih muda, berenergi tinggi. Selayaknya, mereka juga berkarya, idealnya."

Tur Balakosa ini akhirnya jadi sebuah perjalanan spiritual untuknya. Sepertinya, banyak yang ia sebenarnya sudah rancang untuk jadi lantunan cerita selanjutnya. "Tur ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan membekas, yang dulu gak pernah aku temukan."

BACA JUGA - Bandung Jadi Kota Penutup Tur Balakosa dari Iksan Skuter

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner