Jikunsprain: “Kami Memang Band Militan!”
Jikunsprain digerakan oleh empat motorik dengan piston yang memainkan kadar musik rock cukup cadas serta mengangkat prihal tema politik sebagai bahan bakar utamanya.
Layaknya mesin, Jikunsprain makin menyala dan menderu dengan lebih ganas. Jikunsprain yang dimotori oleh Jikun (gitar), Oktav (bass), Sasongko (vokal) dan Reza (drum) muncul dengan identitas baru dan karya yang juga baru. Mereka merilis album ketiga bertitel Bertuhan Dengan Marah yang berisi enam buah lagu. Secara lugas dan jujur, Jikunsprain mengangkat isu-isu politik dalam musik rock yang mereka mainkan.
Jikunsprain bukan sebuah proyek musik sampingan. Terlebih untuk Jikun atau Oktav, grup musik ini adalah wadah yang kini telah menemukan jati dirinya. Mereka pun telah melewati sebuah masa yang cukup penting, yaitu transisi.
Grup ini diprakarsai oleh Jikun dan Oktav. Dulunya, mereka memainkan musik instrumental. Saat memainkan musik tersebut, mereka merilis album self-titled (2008) dan Sprainded (2009). Setelah itu, grup ini mengalami masa vakum yang cukup lama sampai pada akhirnya di tahun 2015 mereka kembali muncul dengan identitas baru dan mulai bermain musik dengan vokal dan dibalut musik rock/heavy metal. Dengan identitas dan musikalitas itu lah, Jikunsprain merilis album terbarunya, Bertuhan Dengan Marah.
Beberapa waktu lalu, Tim DCDC berhasil mewawancari Jikunsprain setelah mengisi program DCDC Susbtereo. Simak wawancara dengan Jikunsprain!
Comments (0)